Selasa, Desember 7, 2021
BerandaAceh4 Pengedar Sabu dan Ekstasi di Langsa Dituntut Hukuman Mati

4 Pengedar Sabu dan Ekstasi di Langsa Dituntut Hukuman Mati

LANGSA – realitasonline.id| Gebrakan Jaksa menutut 4 terdakwa dengan ganjaran  hukuman mati, Selasa (23/11/2021) kemarin, sebagai pengedar Narkotika jenis sabu sebanyak 73, 5 Kg. dan 35.915 butir pil ekstasi hasil ditangkap dari perairan Selat Malaka wilayah Langsa.

Tuntutan hukuman mati ini merupakan untuk pertama kali terjadi di Langsa Provinsi  Aceh dan kabarnya mendapat dukungan dari berbagai pihak tokoh masyarakat dan pemuda yang mengamati melalui sidang virtual  di Pengadilan Negeri Langsa.

Kepala Kejaksaan Negeri Langsa, Viva Hari Rustaman SH MH melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Daud Siregar SH MH yang memaparkan kepada awak media bahwa keempat terdakwa yang dituntut atas perbuatan mereka masing- masing berinisial Abd, MRz, Md dan GS.

Baca Juga:   Grebek Kampung Narkoba di Medan, 7 Tersangka Diamankan

“Terdakwa dalam perkara tersebut melanggar Pasal PRIMAIR Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU R.I No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar Daud Siregar.

Dikatakan nya lagi, adapun barang bukti itu merupakan hasil penangkapan diwilayah perairan Aceh sebanyak, 73, 5 Kg sabu-sabu dan 35.915 butir pil ekstasi,” dari luar negri paparnya.

Dijelaskan juga oleh Daud Siregar bahwa, barang bukti hasil penangkapan tersebut sudah dimusnahkan sesuai dengan berita acara pemusnahan barang bukti pada tanggal 26 April 2021 lalu.

Baca Juga:   Direktur Utama PT Takabeya Perkasa Group Bangun Kembali Rumah Korban Angin Kencang

Dalam sidang yang berlangsung secara Virtual itu digelar, oleh 3 Jaksa dari Kejaksaan Agung RI dan  masing masing sebagai Jaksa Penuntut Umum, Muhammad Faidul Alim Romas, SH. Harry Royon Poltak, SH, MH. Pujo Setio Wardoyo, SH.

“Sementara JPU dari Kejari Langsa yaitu Syahril, SH, MH. Rustam Ependi, SH dan saya sendiri,” tutur nya mengakhiri paparan kepada 4 personil wartawan siang itu.(YO).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU