Bawa 10 Paket Sabu, Sopir Truk Asal Abdya Dibekuk Polisi

0

BLANGPIDIErealitasonline.id | Seorang remaja berinisial AM (23) yang berprofesi sebagai pengemudi (sopir) truk asal Desa Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dibekuk Tim Opsnal Satres Narkoba Polres setempat lantaran kedapatan membawa 10 paket sabu.

Pelaku yang merupakan sopir truk jurusan Medan, Sumatera Utara itu, diamankan polisi ketika sedang berada di kawasan Jalan Umum, Dusun Perumnas, Desa Baharu, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya pada Selasa (15/6) malam sekira pukul 21.15 WIB. Diduga, pelaku pada saat itu hendak mengedarkan barang haram itu sambil menunggu pembeli.

Kapolres Abdya AKBP Muhammad Nasution SIK melalui Kasat Resnarkoba Ipda Hengky Harianto SH MH, Rabu (16/6) membenarkan kejadian penangkapan seorang pengemudi asal Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie tersebut. 

Baca juga: Serumah dengan Istri Orang, Pemuda Abdya Digrebek Warga

“Benar, kita sudah mengamankan seorang remaja yang berprofesi sebagai sopir truk asal Desa Meudang Ara, Blangpidie. Dari tangan pelaku, kita menemukan 10 paket sabu terbungkus plastik bening dengan berat total 1,43 gram,” kata Ipda Hengky saat dikonfirmasi wartawan.

Baca Juga:   Lima Unit Rumah Warga di Setia Abdya Terbakar

Ipda Hengky menerangkan, saat gerak geriknya diketahui petugas, pelaku sempat mencoba untuk kabur. Namun, upaya melarikan diri itu, dapat digagalkan oleh petugas yang memang sudah siaga di sekitar lokasi.

Baca juga: YLH Tersangkut Persoalan Hukum, IAKN Tidak Mau Kampus Dilibatkan

“Setelah kita mintai keterangan dari pelaku, ia mengakui kalau sabu tersebut adalah miliknya yang akan diedarkan dalam kawasan setempat,” sebutnya.

Untuk saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Ruang Satres Narkoba Polres Abdya. “Kita akan terus mendalami sumber dan kemana saja akan dijual sabu itu,” tutur Ipda Hengky.

Atas perbuatan melawan hukum itu, pelaku dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) junto pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan maksimal 12 tahun dan denda Rp.10 miliar. (ZAL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here