Selasa, Juli 14, 2020
Beranda Aceh Lebih 10 Tahun Menunggu, 64 Calhaj Abdya Gagal Berangkat

Lebih 10 Tahun Menunggu, 64 Calhaj Abdya Gagal Berangkat

BLANGPIDIE – Realitasonline | Sebanyak 64 jamaah calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), dilaporkan gagal berangkat ke tanah suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji. Padahal, sebagian besar Calhaj itu sudah menunggu lebih dari 10 tahun, agar bisa menunaikan rukun Islam yang kelima itu.

Kasubag TU Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Abdya Suryadi Anwar Kamis (4/6) mengatakan, sebagian Calhaj sudah menunggu sejak lama, agar bisa menunaikan ibadah haji tahun ini, namun gagal karena wabah corona.

“Sebagian Calhaj Abdya tahun 2020 yang gagal berangkat ini, sudah menunggu lebih dari 10 tahun lamanya,” kata Suryadi.

Masih kata Suryadi, pembatalan keberangkatan calon jemaah haji tahun 2020 ini merupakan kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia, yang mengacu pada aturan pemerintah Arab Saudi, tentang penutupan akses pendatang, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

 “Kita di Abdya ada sebanyak 64 Calhaj tahun 2020 ini gagal berangkat. Terdiri dari laki-laki 43 orang dan perempuan 21 orang,” sebutnya.

Pemerintah Arab Saudi tidak memberikan akses kepada pendatang lantaran resiko yang sangat besar. JCH ini tambah Suryadi, kebanyakan sudah berusia lanjut dan sangat rentan tertular penyakit. Sebab itu, keberangkatan Calhaj dibatalkan untuk tahun ini.

 “Tidak hanya jemaah kita di Aceh saja, namun juga jemaah seluruh dunia, tidak bisa menunaikan ibadah haji tahun ini,” jelasnya.

Meski batal berangkat, Suryadi memastikan Calhaj tahun 2020 ini yang sudah seharusnya berada di tanah suci tetap akan diberangkatkan nanti. Namun jadwalnya saja yang bergeser pada tahun depan atau tahun 2021 mendatang.

“Mereka berangkat tahun depan. Yang tahun 2021 berangkatnya tahun 2022, terus begitu atau jadwalnya berganti,” pungkasnya. (ZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

“Jemput Bola” Rekam E-KTP, Disdukcapil Pakpak Bharat Terima Penghargaan Gubsu

PAKPAK BHARAT - Realitasonline | Untuk memenuhi persyaratan bagi warga Pakpak Bharat yang sudah berusia 17 tahun atau yang telah kawin untuk...

“Mardua Holong” Tampil Apik Pada Perayaan HBA Kejari Simalungun

SIMALUNGUN - Realitasonline | Keluarga besar  Kejari Simalungun merayakan HBA (Hari Bhakti Adhyaksa) ke 59 penuh suka cita bertempat di Hotel Horizon...

BERITA TERBARU

Komisi B DPRD Taput Rapat Bersama Eksekutif Bahas Ranperda Penyertaan Modal ke Bank Sumut

TARUTUNG - Realitasonline | Sebagai tindak lanjut paripurna DPRD  terhadap nota pengantar bupati tentang ranperda penyertaan modal pemkab Taput ke PT Bank...

Pasien Positif Covid 19 di Asahan Bertambah Setelah Uji Swab

Asahan - Realitasonline.id | Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten  Asahan, mengatakan hari ini  terkonfirmasi penambahan  satu  kasus positif  An. PG  (29...

Terkait Dugaan Kampanye Terselubung, KOMPAK Laporkan Walikota Tanjungbalai ke Bawaslu

Tanjungbalai - realitasonline.id | Diduga melakukan kampanye terselubung di dunia pendidikan menjelang Pilkada 2020 lewat media informasi berupa majalah, Komite Mahasiswa Pemuda Peduli Kota (KOMPAK)...

Warga Simalungun Mengaku Beli Sabu di Siantar

SIMALUNGUN – realitasonline.id | Dua terdakwa Leonardo Tinendung als Leo (22) dan Denis Berkam Marbun (26) warga Lau Cimba Rambung Merah mengaku...