Pembangunan Jalan Tambal Sulam di Aceh Selatan Bagaikan Pekerjaan Abu Nawas

0

TAPAKTUAN – realitasonline.id | Pengguna jalan negara lintasan Blangpidie-Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan sangat mengecewakan, karena pembangunan jalan tambal sulam dikerjakan setengah hati. (Bisa dikatakan perkerjaan Abu Nawas).

Pasalnya pekerjaan penggalian pada badan jalan sudah berlangsung berbulan-bulan, namun sampai saat ini belum terselesaikan. Akibat dari itu banyak pengguna jalan menelan korban kecelakaan tunggal melabrak galian tanpa memakai rambu-rambu lalulintas, bahwa ada pekerjaan.

Hal tersebut sebagaimana yang diakui salah seorang korban akibat galian aspal, Jurnawnis salah seorang waga Gapong Hulu Kecamatan Tapaktuan, juga Kabid BPKD Aceh Selatan, mengatakan ia terjatuh akibat galian aspal di tengah jalan pada pagi Selasa (30/6/2020) kepada Realitasonline, mengakibatkan dia jatuh dan luka lecet di kaki dan beberapa tubuhnya.

Ditanya kenapa bisa terjatuh, sebutnya bahwa dia tidak tau ada galian di badan jalan tersebut, karena tanpa ada tanda-tanda ada pekerjaan, sebutnya.

Menurut cacatan media ini, kejadian kecelakaan selama dilakukan pembangunan ruas jalan tambal sulam tersebut sebagaimana sudah pernah dilansirkan pemberitaan korban kecelakaan sepeda motor (Sepmor) yang terjerambab hingga roda sepmor rusak menjadi angka delapan. Sudah banyak yang korban.

Untuk menghindari bertambahnya korban kecelakaan tunggal di jalan negara, supaya pihak kontraktor harus ada mempunyai hati nurani dan niat baik dalam pekerjaan tersebut.

Dan selama dilakukan penggaliam badan jalan itu, hampir saban hari pengendara roda dua terjatuh. Tambah beberapa orang warga Tapaktuan dan Samadua, enggan disebutkan namanya di media ini.

Menurut menilaian kami, pekerjaan seperti pekerjaan abu nawas. “Sedang dilakukan pekerjaan, habis itu dibiarkan begitu sata dan tidak ada berkesudahan,” ujarnya.

“Kalau bisa kami katakan, perkerjaan seperti kerja anak baru gedek, terasa agak susah perkerjaannya, langsung di tinggalkan,” paparnya lagi.

Sementara kontraktor yang mengerjakan badan jalan tambal sulam, Selasa (30/6/2020) coba di hubungi wartawan melalui ponselnya empat kali, namun tidak digubrisnya. (ZL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here