Rabu, November 30, 2022
BerandaAcehPemuda Kuta Makmur Diberi Bimtek Tentang Perabot

Pemuda Kuta Makmur Diberi Bimtek Tentang Perabot

ACEH UTARA – Realitasonline.id | Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Provinsi Aceh memberikan Bimbingan Teknis kepada para pemuda Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara tentang perabot hingga pemasarannya.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Lido Graha di Lhokseumawe, Kamis (24/11/2022), dan diikuti oleh 33 peserta kalangan muda-mudi dari Kecamatan Kuta Makmur.

Ketua Panitia Muttaqin SE, M.S.M, di sela-sela acara tersebut menyampaikan bahwa pelatihan itu bertujuan untuk menciptakan skil atau keterampilan masyarakat Aceh khususnya Kuta Makmur dalam hal Furniture.

“Di sini kita tidak hanya mengajarkan tekninya juga kita juga mengajarkan bagaimana cara pemasarannya.” Kata Muttaqin.

Baca Juga:   Pramuka Saka Wira Kodim Perwakilan Kodim 0107/Asel Toreh Prestasi di Perjusami Tingkat Kodam IM

Adapun Pemateri dalam acara Bomtek tersebut adalah ada dua orang dari Dinas Koperasi, UKM Aceh yaitu Safaruddin SE selaku Kabid Pemberdayaan Usaha Kecil dan Mukhlis S.Pd, M.Si serta Dosen Unsyiah Fakrurazi Amir SE, MM, sementara dua lainnya yaitu dari Lhokseumawe Muhammad Fajarul Aqsa dari Politehnik yang memang sering memberikan bimbingan dan pelatihan tentang perabot dan Furniture dan satu lagi yaitu Aqiwijaya dari owner Kita Furniture Lhokseumawe dan Owner Kita Perabot Interior Lhokseumawe.

Acara ini dilaksanakan direncanakan selama empat hari kedepan.

” Di pelatihan ini ada juga juri yang menilai guna untuk memilih beberapa orang peserta memiliki skil bagus, yang nanti terpilih dari hasil follow up dan kedepannya bisa jadi dikasih modal usaha secara berkelompok. Intinya gak hanya pelatihan tapi bimbingan juga,” ucapnya lagi.

Baca Juga:   Pemkab Aceh Selatan Peringati HUT Korpri ke 51 Tahun 2022

Panitia Muttaqin berharap, dari kegiatan ini peserta dapat memaksimalkan diri dan mempelajari inti-inti materi yang diberikan dalam pelatihan.

“Seperti kita bilang tadi, apa itu yang namanya produksi. Sekarang orang kalau mau buat saja satu meja cukup satu triplek tanpa buangan, kita mengajarkan efisiensi. Jadi itu semua ada ukurannya. Terkait model atau interiornya kita harus ikut pasar. Karena rata-rata hasil produksi kita masih berputar paling sampai ke Medan,” sebutnya lagi. (AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU