Rabu, November 25, 2020
Beranda Aceh RSUTP Abdya Musnahkan Obat dan BHP Kedaluarsa Pakai Tendem Roller

RSUTP Abdya Musnahkan Obat dan BHP Kedaluarsa Pakai Tendem Roller

BLANGPIDIE – realitasonline.id | Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Aceh Barat Daya (Abdya), Jumat (20/11) pagi melakukan pemusnahan obat dan barang habis pakai (BHP) yang telah kedaluarsa senilai Rp.2,5 miliar lebih yang merupakan sisa persediaan dari tahun 2011 hingga 30 Juni 2020. 

Proses pemusnahan yang berlangsung di halaman belakang rumah sakit setempat dengan cara dihancurkan menggunakan alat berat jenis tendem roller (mobil giling aspal).

Direktur RSUTP Abdya, dr Ismail Muhammad SpB mengatakan, obat-obatan dan bahan habis pakai yang telah kedaluarsa itu dimusnahkan untuk melindungi masyarakat dari bahaya disebabkan oleh penggunaan obat dan lain sebagainya. Proses pemusnahan dengan menghancur bentuk fisik obat serta BHP itu turut disaksikan sejumlah unsur terkait, seperti dari Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Setdakab Abdya, Jamaluddin, pihak Kejari Abdya, kepolisian, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Aceh serta sejumlah pihaknya lainnya.

“Semua jenis obat dan BHP yang kedaluarsa itu dihancurkan dan kemudian nantinya obat serta BHP yang telah hancur dikemas lengkap dengan segelnya untuk dikirimkan ke PT Wastec International di Tangerang guna proses pemusnahan terakhir,” ujarnya.

Ditambahkan, selama ini ragam jenis obat-obatan dan BHP yang tidak habis terpakai dimaksud disimpan di gudang penyimpanan dengan pengawasan ketat pihak rumah sakit. Tujuan pemusnahan obat dan BHP yang telah rusak dan kadaluarsa tersebut adalah untuk menghindari masyarakat dari terpapar produk yang tidak terjamin keamanan, khasiat atau manfaat dan mutunya akibat efek negatif dari produk-produk tersebut.

“Obat kedaluarsa memang seharusnya dimusnahkan dengan cara dibakar atau dirusak dulu kemasannya. Hal tersebut bertujuan agar obat kedaluarsa itu tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab,” terangnya.

Pemusnahan obat merupakan kegiatan penyelesaian terhadap obat yang tidak terpakai karena kedaluarsa, rusak ataupun mutunya sudah tidak memenuhi standar. Obat yang rusak perlu segera dimusnahkan agar obat tersebut tidak dikonsumsi lagi. Mengkonsumsi obat yang telah rusak dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan bahkan dapat menyebabkan keracunan.

Jika obat yang telah kedaluarsa terminum atau dikonsumsi, maka akan timbul efek yang tidak diinginkan dari obat tersebut, seperti hilangnya zat aktif, naiknya konsentrasi zat aktif, hilangnya keseragaman kandungan zat aktif, pembentukan hasil urai yang toksik (racun), dan menurunnya kualitas obat.

“Obat yang sudah kedaluarsa akan berbahaya jika dikonsumsi. Sebagian orang ada yang memiliki kebiasaan menyimpan obat di rumah. Namun, perlu diperhatikan bahwa obat yang disimpan tersebut harus senantiasa dalam kondisi baik sehingga layak dikonsumsi. Jika telah kedaluarsa, segera musnahkan,” paparnya didampingi Kabid Penunjang Medis RSUTP Abdya, Sukardi. (ZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

‘Sri Nabilla’ Dilepasliarkan ke Hutan TNGL

TAPANULI SELATAN - realitasonline.id | 'Sri Nabila', Harimau Sumatera berjenis kelamin betina yang telah selesai menjalani karantina di Taman Margasatwa Nagari Barumun...

“Barata” Dukung Perjuangan Relawan Kotak Kosong di Pilkada Humbahas

HUMBAHAS - realitasonline.id | Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Baginda Polin Lumban Gaol SH MH dan Rajin...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

BERITA TERBARU

Misi Rakit Selesai, Jembatan Krueng Teukuh Abdya Sudah Terhubung

BLANGPIDIE - realitasonline.id | Proyek pengerjaan jembatan Krueng Teukuh di Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang...

Sumut Raih Peringkat ke-6 MTQN XXVIII, Rizki dan Taufik Dihadiahi Rp100 Juta

MEDAN – realitasonline.id | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengapresiasi Kafilah Sumut yang berhasil mengharumkan nama daerah ini di ajang Musabaqah Tilawatil...

Strategi Investasi di Kota Medan dan UMKM Diseminarkan

MEDAN - realitasonline.id | Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggelar seminar nasional Strategi Investasi di Kota Medan dan UMKM, Selasa (24/11/2020) di Sky...

Kadis Pertanian: Kebutuhan Bawang Merah untuk Sumut Capai 46 Ton Per Bulan

PADANGSIDIMPUAN - realitasonline.id | Kebutuhan bawang merah sast ini untuk Sumatera Utara (Sumut) Capai 46 ton per bulan, namun yang tersahuti baru...