Jumat, Juni 18, 2021
BerandaAcehTalk Show BNN Kota Langsa: Senjata Wartawan Lebih Dahsyat Dari Senjata Pasukan

Talk Show BNN Kota Langsa: Senjata Wartawan Lebih Dahsyat Dari Senjata Pasukan

LANGSA – Realitasonline.id | Desiminasi Informasi P4GN melalui Talk Show dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa, di De Classic Cafe, pada Senin sore (26/10/2020), dihadiri puluhan wartawan dan berlangsung seru.

Talk Show dengan tema “Penegakan Hukum kasus Narkoba di Kota Langsa” itu diikuti para wartawan yang terdiri dari media cetak, online dan elektronik yang bertugas di kota Langsa.

Diawal acara Kasie P2M, Cut Maria SSos yang mewakili Kepala BNN Kota Langsa AKBP Basri SH MH, menyampaikan maaf atas tidak dapat hadirnya Kepala BNN Kota Langsa. Hal ini dikarenakan ada tugas yang mendadak haruskan berangkat ke Banda Aceh.

Dikatakan juga oleh Cut Maria, peran wartawan dalam memerangi bahaya narkoba, sangat besar dan cepat. Walaupun wartawan tidak menggunakan senjata, seperti yang lazimnya digunakan dalam peperangan.

Namun senjata yang digunakan wartawan, lebih cepat dan dahsyat dari senjata pasukan lain yang sedang bertempur. Hal ini dikarenakan wartawan, cukup hanya menggunakan perangkat lunak, sebagai pembawa kabar kepada khalayak umum.

Terlebih lagi dizaman kekinian, wartawan telah dilengkapi dengan perala tan digitalisasi, atau And roid yang kian canggih. Maka dalam hal memerangi bahaya narkoba, dukungan dan peran wartawan sangat diharapkan, tutur Kasie P2M Cut Maria.

Sebelum mengakhiri paparannya Cut Maria juga, merincikan kasus yang ditangani di tahun 2020 meningkat. Adapun keberhasilan tersebut telah menyita, 18,9 kg sabu dengan 2 tersangka.

Dari 8 kg sabu dan 10 ribu butir inex, dengan 2 tersangka.1 ons sabu dari 2 tersangka. 2 ons sabu dengan 4 tersangka,57 kg ganja, dari 3 tersangka dan 12 kg ganja, dari 2 tersangka.

Sedangkan Wakapolres Langsa, Kompol M Dahlan SH MH yang mewakili Kapolres mengatakan, pada tahun 2020 ada 98 kasus yang ditangani oleh Polres Langsa. Dengan rincian 2,4 kg sabu, 137 kg ganja dan tersangkanya sebanyak 135 orang.

Wakapolres juga mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh BNN bersama para Jurnalis hari ini untuk menyapai kan informasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba.

Kemudian yang harus disampaikan bahwa, mulai dari pemerintah pusat sampai ke pelosok desa, kita tetap terus melakukan perang terhadap narkoba, tegas Kompol M Dahlan SH MH.

Akhir acara, Wakapolres Kompol M Dahlan SH MH dalam tanya jawab dengan wartawan mengatakan, “Tidak ada satu payung hukum pun yang melindungi petugas, apa bila melakukan pelanggaran.” (YO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU