Senin, September 20, 2021
BerandaAdvertorialTerwujudnya Masyarakat Kota Medan yang Berkah, Maju dan Kondusif

Terwujudnya Masyarakat Kota Medan yang Berkah, Maju dan Kondusif

“RPJMD menjadi acuan pemerintah kota dalam merencanakan pembangunan lima tahun ke depan dengan memaksimalkan seluruh potensi dan sumber daya pembangunan. Namun, dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari berbagai permasalahan dan isu strategis yang selama ini memberikan dampak negatif terhadap pembangunan kota dan pelayanan masyarakat”.

DPRD Medan menggelar rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan persetujuan pembahasan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan tahun 2021-2026. Rapat paripurna ini sekaligus dirangkai dengan penutupan masa sidang kedua tahun kedua tahun sidang 2020-2021.

Ketua DPRD Medan Hasyim SE memimpin rapat paripurna dengan didampingi pimpinan dewan Ihwan Ritonga, Rajuddin Sagala dan HT Bahrumsyah. Sedang Wali Kota Medan Bobby Nasution SE MM yang hadir pada rapat paripurna RPJMD Kota Medan 2021-2026 didampingi Sekda Medan Ir Wiriya Alrahman.

Ketua DPRD Medan Hasyim.

Hasyim SE pada rapat paripurna yang diselenggarakan pada Selasa (27/4/2021) menyebutkan rancangan teknokratik RPJMD Kota Medan tahun 2021-2026 disusun untuk memenuhi amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri No.86/2017 pasal (44) yang memuat informasi analisis gambaran umum keuangan daerah.

Hasyim menyebutkan perumusan permasalahan pembangunan daerah, penelaahan dokumen perencanaan lainnya dan perumusan isu strategis daerah yang digunakan sebagai bahan penyusunan rancangan awal RPJMD.

Pelaksana tugas (Plt) Sekretariat Dewan (Sekwan) Kota Medan, Erisda Hutasoit SE MSP menekankan dalam rangka penyusunan RPJMD Kota Medan tahun 2021-2026 diperlukan kesepakatan bersama antara DPRD dengan Pemerintah Kota Medan untuk selanjutnya dijadikan sebagai dasar penyusunan RPJMD Kota Medan 2021-2026.

Berdasarkan hal itu kata Erisda Hutasoit para pihak sepakat terhadap pembahasan rancangan awal RPJMD Kota Medan 2021-2026 yang akan menjadi dasar dalam penyusunan RPJMD Kota Medan 2021-2026.

Secara lengkap RPJMD Kota Medan 2021-2026 disusun dalam lampiran yang menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan nota kesepakatan ini.

Tepat Waktu Sesuai Regulasi

Wali Kota Medan Bobby Nasution dihadapan para pimpinan dan anggota dewan menyampaikan ucapan terima kasih karena telah mengagendakan rapat paripurna ini sehingga nota kesepakatan pembahasan rancangan awal RPJMD Kota Medan dapat dilakukan tepat waktu sesuai regulasi yang berlaku.

Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Penyusunan rancangan awal RPJMD Kota Medan merupakan rangkaian yang berkesinambungan mulai dari tahap persiapan, rancangan teknokrat hingga konsultasi publik rancangan awal. Pada tahap persiapan telah dilakukan penyusunan rancangan teknokratik RPJMD sesuai amanat Peraturan Dalam Negeri. Rancangan Teknokratik RPJMD menjadi salah satu input bagi penyusunan rancangan awal RPJMD dengan menyesuaikan terhadap visi misi wali kota, sebut Bobby Nasution.

Rancangan awal RPJMD Kota Medan tahun 2021-2026 ini, kata wali kota, telah disampaikan dalam forum konsultasi publik pada 7 April 2021 dengan maksud untuk menjaring aspirasi, masukan dan saran seluruh pemangku kepentingan pada tahap awal terhadap tujuan dan sasaran serta strategi arah kebijakan pembangunan kota tahun 2021-2026.

7 Rumusan Misi

Visi Wali Kota Medan terpilih ditetapkan sebagai visi pembangunan jangka menengah daerah tahun 2021-2026, yaitu “Terwujudnya Masyarakat Kota Medan yang Berkah, Maju dan Kondusif”. Sebagaimana yang dipahami bersama, jelas Bobby, bahwa penjabaran visi RPJMD Kota Medan tahun 2021-2026 dilakukan dengan menyelaraskan misi yang dirumuskan.

Hasyim teken nota kesepakatan RPJMD Kota Medan.

Ada tujuh rumusan misi, yaitu (1) Medan Berkah adalah mewujudkan Kota Medan yang berkah dengan memegang teguh nilai-nilai keagamaan dan menjadikan Kota Medan sebagai kota layak huni juga berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

(2) Medan Maju adalah memajukan masyarakat Kota Medan melalui revitalisasi pelayanan pendidikan dan kesehatan yang modern, terjangkau oleh semua. (3) Medan Bersih adalah menciptakan keadilan sosial melalui reformasi birokrasi yang bersih, profesional, akuntabel dan transparan berlandaskan semangat melayani masyarakat. (4) Medan Membangun adalah membangun sarana dan prasarana yang mendukung peningkatan perekonomian dan potensi lokal masyarakat.

(5) Medan Kondusif adalah mewujudkan kenyamanan dan iklim kondusif bagi segenap masyarakat Kota Medan melalui peningkatan supremasi hukum berbasis partisipasi masyarakat. (6) Medan Inovatif adalah mewujudkan Kota Medan sebagai ekonomi kreatif dan inovatif. (7) Medan Beridentitas adalah mewujudkan Kota Medan yang beradab, santun, harmonis, toleran dan kemajemukan demokratis dan cinta tanah air.

Isu Strategis

RPJMD menjadi acuan pemerintah kota dalam merencanakan pembangunan lima tahun ke depan dengan memaksimalkan seluruh potensi dan sumber daya pembangunan. Namun, dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari berbagai permasalahan dan isu strategis yang selama ini memberikan dampak negatif terhadap pembangunan kota dan pelayanan masyarakat.

Dilanjutkan dengan Bobby Nasution menandatangani nota kesepakatan RPJMD Kota Medan.

Beberapa isu strategis, kata Wali Kota Medan, yang menjadi fokus dalam lima tahun ke depan adalah (1) Pertumbuhan ekonomi yang terus mengalami perlambatan ditambah munculnya pandemi Covid-19 yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi Kota Medan mengalami kontraksi sebesar -1,98 persen, (2) Persentase penduduk miskin Kota Medan masih relatif tinggi yaitu 8,01 persen, (3) Tingkat pengangguran terbuka yang masih cukup tinggi yaitu 10,73 persen, (4) Pandemi Covid-19 yang memberikan dampak negatif terhadap hampir seluruh indikator makro pembangunan kota, (5) Pemanfaatan teknologi informasi dalam era revolusi industri 4.0, (6) Percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur berupa jalan, drainase, perumahan/permukiman, air bersih dan persampahan.

5 Prioritas Pembangunan Kota

Dikatakan Wali Kota Medan Bobby Nasution, berdasarkan permasalahan tersebut maka Pemerinta Kota Medan merumuskan keseluruhan harapan yang menjadi tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan yang akan dilaksanakan sebagai perwujudan dari visi dan misi pemerintah kota Medan untuk periode 2021-2026.

Bobby Nasution menegaskan dalam lima tahun ke depan, Pemerintah Kota akan mengusung lima prioritas pembangunan kota yaitu (1) Peningkatan pelayanan kesehatan, terutama dalam menekan angka penyebaran Covid-19, (2) Penanganan dan pengelolaan persampahan, (3) Peningkatan kualitas infrastruktur, (4) Pembangunan kawasan heritage Kesawan sebagai pusat kuliner “The Kitchen of Asia”, (5) Penanganan banjir.

Suasana rapat paripurna DPRD Medan dengan protokol kesehatan yang ketat. Sebagian anggota dewan mengikuti secara virtual.

Prioritas pembangunan tersebut diharapkan dapat memecah permasalahan pembangunan daerah yang langsung berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, perbaikan kualitas layanan publik peningkatan daya saing daerah, sehingga dapat mewujudkan Medan kota yang berkah, maju, dan kondusif.

Diakhir pidatonya, Bobby Nasution kembali mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada DPRD Kota Medan yang pada beberapa waktu telah membahas rancangan awal RPJMD 2021-2026.

Wali Kota Medan berharap saran, masukan dan rekomendasi yang disampaikan nantinya oleh dewan merupakan catatan-catatan strategis yang dapat dijadikan masukan perbaikan dalam penyempurnaan rancangan awal RPJMD Kota Medan tahun 2021-2026. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU