Selasa, Desember 7, 2021
BerandaArtikelApa Itu Berbondong-Bondong Ke "Puncak Sigantang Sira" Aceh Selatan?

Apa Itu Berbondong-Bondong Ke “Puncak Sigantang Sira” Aceh Selatan?

Oleh: Zulmas

Puncak Sigantang Sira merupakan suatu bukit dataran tinggi yang terletak pada pergunungan Pintu Angin Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, dengan luas sekira areal 21 hektare lebih.

Yang selama ini lahan tersebut hanya ditumbuhi pepohonan dan ilalang tidak bisa dikelola untuk secara maksimal untuk lahan perkebunan, karena tanahnya agak tandus.

Maka oleh salah satu pengusaha muda warga masyarakat Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, mengambil ini siatif untuk dijadikan tempat wisata. Dibenak mereka bila ini sudah berhasil dikelola, akan bisa menambah pekerjaan masyarakat dan juga menambah kemasukan inkam daerah yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Aceh Selatan.

Sekarang alhamdulillah lahan tersebut sudah mulai digarap sekira satu tahun lalu. Dan sudah didatangi oleh ratutan pengunjung wisata, baik warga Aceh Selatan itu sendiri maupun pecinta wisata dari berbagai penjuru dalam Provinsi Aceh.

Tahap demi tahap sudah mulai dikerjakan, dan insya Allah kata pengusaha muda itu, Tgk Abrar Muda, ia bertekat dalam lima tahun ini akan tuntas dikerjakan. Namun demikian tidak terlepas dari dukungan dari berbagai pihak, sebutnya.

Baca Juga:   Melihat Upaya AP II Bangkit Dari Keterpurukan

Maksud dan tujuan mereka, dengan munculnya Puncak Sigantang Sira yang merupakan destinasi wisata Aceh Selatan dan merupakan Icon Provinsi Aceh yang menjadi sasaran lirikan Investor dan para pengunjung dari berbagai manca negara dan dari berbagai penjuru nusantara.

Menurut cacatan penulis, Puncak Sigantang Sira yang meresmikan peletakan batu pertama tanda dimulainya pekerjaan sekira setahun yang lalu, dilakukan langsung oleh Gubernur Provinsi Aceh, Nova Hiriansyah.

Photo Pengusaha muda: TGK ABRAR MUDA. (Ist)

Menurut Tgk Abral Muda, Bukit Sigantang Sira, ini didesen oleh konsultannya didatangi dari Bandung, sebanyak dua orang dan sekarang mereka sudah tiga bulan berada disini, katanya.

Menurut amatan penulis, lokasi tersebut cukup cocok dijadikan tempat wisata yang satu satunya sebagai aikon tempat wisata Kabupaten Aceh Selatan dan umumnya Provinsi Aceh.

Disamping letaknya cukup strategis dan terjangkau bagi pengunjung, juga bila dilihat dari lokasi tersebut, terpampang pemandangan yang cukup indah dan menawan bagi pengunjung.

Hal ini tidak salah, dua hari lalu Forum Jurnalis Lingkongan (FJL) Aceh melakukan perkemahan di Puncak Sigantang Sira selama dua hari, mulai tanggal 10 hingga tanggal 12 September 2021.

Baca Juga:   Melihat Upaya AP II Bangkit Dari Keterpurukan

Kedatangan forum jurnalis lingkungan tersebut merupakan organisasi yang fokus pada isu lingkungan dan mendukung pengelolaan eduwisata. Menurut peserta forum tersebut, sudah melakukan beberapa kali di wilayah dalam Provinsi Aceh yang diikuti oleh dari berbagai wartawan, baik cetak, TV dan online, termasuk mahasiswa dan masyarat.

Maksud dan tujuan mereka, untuk menjadi ajang Sharing atau berbagi pengetahuan dan pengalaman dari jurnalis kepada warga serta sebaliknya.

Saat ditanya penulis kepada salah satu anggota forom jurnalis lingkungan Provinsi Aceh, Iwan Syahputara, mereka mengetauai puncak Sigantang Sira, yaitu dalam pemberitaan media cetak, TV, online maupun dari facebook (FB) media sosial, katanya.

Namun setelah kami sampai disini, benar apa adanya dalam berbagai pemberitaan tersebut, tempatnya yang cukup strategis dan pemandangan yang cukup menari/indak ditambah angin bertiap sepoi-sepoi, jelas Iwan.

Maka oleh sebab itu, mari kita mendukung keberadaan tempat wisata Puncak Sigantang Sira Kecamatan Trumon dan Tempat Wisata Tuan Tapa yang terletak dilereng gunung lampu Desa Pasar, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan.**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU