Siapakah Pendamping Bupati Aceh Selatan Yang Cocok?

0

Penulis: Zulmas

Berbagai kalangan masyarakat Kabupaten Aceh Selatan, sejak Bupati Aceh Selatan, almarhum H. Azwir, S. Sos di panggil sang Khaliq dan jabatannaya dilanjutkan oleh wakilnya yaitu Tgk Amran menjadi PLT bupati.

Namun sekira setahun lamanya menjabat PLT bupati dan dilantik menjadi Bupati Aceh Selatan defenif. Pemerintahan terus berlangsung dengan baik demi melanjutkan visi-misi AZAM.

Sekarang selama kepemimpinan AZAM pada daerah komonditi penghasil pala tersebut, visi-misi yang sangat menyentuh masayarakat yaitu memberikan santunan kematian terus mengalir tanpa ada hambatan. “Yang penting persyaratan dilengkapi”.

Kemudian masalah pembangunan juga terus memacu. Tapi yang disayangkan pertengahan periode AZAM secara menyeluruh khususnya di Aceh dan pada umumnya Indonesia terjadinya Covid-19, sehingga anggaran sekira 60 persen digelontorkan untuk menangkalan wabah itu.

Maka sebab itu pembangunan di daerah-daerah menjadi tersendat termasuk di Kabupaten Aceh Selatan. Pasca wabah tersebut terpantau bukan masalah pembangunan saja, tapi termasuk hampir setiap perkantoran pegawainya kurang disiplin kerja.

Di Aceh Selatan

Terlepas dari wabah tersebut, masyarakat Aceh Selatan, masih menjadikan pertanyaan yang cukup santer, baik dipojok-pojok warong, perkantoran termasuk dikalangan masyarakat pada kecamat-kecamatan dalam kabupaten itu, kapan adanya Wakil Bupati (Wabup) Aceh Selatan yang bisa seirama dengan bupati, demi kemajuan daerah.

Artinya bila ada pendamping bupati, jika ada tugas diluar daerah bisa bergantian dan tidak terfokus semata-mati bupati saja.

Namun demikian apabila bupati mencari wakilnya, carilah yang cerdas, berilmu pengetauan, berwawasan luas dibidang pemerintahan dan mau berbuat untuk kemajuan daerah.”Yang penting wakilnya itu, jangan sampai dia pula yang mengatur bupati”.

Sebab ada juga orang cerdas, berilmu pengetauan, berwawasan, tapi tidak bisa berbuat. “Itu sama saja hasilnya nol”. Dari pada itu lebih baik tak usah memakai wakilnya.

Melalui tulisan ini merupakan masukan kepada bupati Aceh Selatan, Tgk Amran, supaya sang pimpinan daerah bisa mempertimbangkan. Kalau masukan ini kurang bermanfaat, baca saja sekedar lintasan ilustrasi saja. Sekian. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here