BRI Batang Serangan Diduga Cairkan Dana BPUM Kepada Orang yang Salah

0

STABAT – realitasonline.id | Salah seorang penerima BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro) bernama Nong Sakdiah warga Lingk I Kel. Bingai Kec. Wampu Kab. Langkat mengaku kecewa. Pasalnya, bantuan senilai Rp2,4 juta yang dijanjikan pemerintah tersebut sampai kini belum juga diterimanya. 

“Pas mau kucairkan rupanya uang bantuannya sudah diambil sama orang Pangkalan Susu. Dan yang mencairkan katanya dari BRI Batang Serangan,” kata Sakdiah, Selasa (12/1/2020) siang.

Kata Sakdiah, awalnya dia datang ke BRI Stabat untuk menanyakan proses pencarian bantuan yang dijanjikan. Sebab, sebelumnya dia mengaku sudah mendapat pesan dari layanan e-form BRI.

“Pesan itu berbunyi kalau nomor eKTP saya sudah terdaftar sebagai penerima BPUM dengan nomor rekening 739701*****7536. Untuk verifikasi dan pencairan saya disuruh hubungi kantor BRI terdekat,” ujarnya.

Namun oleh pihak bank, kata Sakdiah, pencairan bantuan justru telah diberikan kepada seseorang yang telah menggunakan identitas NIK atas nama dirinya.

“NIK-nya atas nama saya Nong Sakdiah tapi rekeningnya kok atas nama Nur Saidah. Itu yang membuat saya heran, kok bisa begitu,” ucapnya.

Sakdiah menduga kalau pihak BRI sudah mencairkan dana BPUM kepada orang yang salah. Sebab, banyak bukti yang menunjukkan kejanggalan.

“NIK-nya identitas saya tapi namanya di rekening justru beda yaitu Nur Saidah. Dan lucunya dia beralamat di Bingai tapi kecamatannya bukan di Wampu, melainkan yang tertulis disitu malah Pangkalansusu,” ujarnya.

Sementara itu, petugas BRI Batang Serangan Rini Anggita Harahap saat dikonfirmasi mengaku penerima pencairan batuan bernama Nur Saidah memang ada datang ke BRI. Dia datang sudah melengkapi seluruh berkas yang diminta untuk proses pencairan. 

“Jadi tugas saya mencetakkan buku dia KTP dia ada, KK dia ada,” katanya.

Dia menyarankan agar menanyakan persoalan ini ke pihak pemerintahan desa setempat. (MA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here