Rabu, Februari 1, 2023
BerandaHL                       ...

                                                              463 Papan Reklame Bermasalah di Medan Ditumbangkan

MEDAN – realitasonline.id| Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) gencar menertibkan reklame-reklame bermasalah.Terhitung sejak 23 Mei sampai dengan 28 Juli kemarin, sebanyak 463 reklame telah ditumbangkan.
Hal ini terungkap dalam Rapat Evaluasi Penertiban Reklame di Kantor Satpol PP Medan, Jumat (29/7/2022) yang dipimpin Kepala Satpol PP, Rakhmat Adi Syahputra Harahap dan diikuti dari perwakilan dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi  Daerah, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Penataaan Ruang Kota,  serta Dinas Komunikasi dan Informatika itu.

Dalam penertiban ini, lanjut Rakhmat, petugas memberikan sanksi berupa pembongkaran paksa, perintah bongkar sendiri, penyobekan materi, dan pemasanganan stiker.

“Jumlah reklame yang dibongkar paksa sebanyak 259 unit, dibongkar pemilik sendiri 123 unit, penyobekan materi 42 unit, dan pemasangan stiker 39 unit,” rincinya.

Rakhmat mengatakan, selain menegakkan peraturan, penertiban ini dilakukan untuk mencegah kebocoran sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Kolaborasi ini dilakukan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, termasuk yang membidangi pengelolaan pajak, retribusi, serta perizinan.

“Karena itu dalam penertiban ini kita juga berkolaborasi dengan OPD yang mengelola pajak dan retribusi maupun perizinan,” tambahnya.

Rakhmat berharap kolaborasi yang telah terjalin ini lebih ditingkatkan lagi, sehingga upaya penegakan peraturan sekaligus peningkatan PAD dapat berjalan dengan optimal.

Dalam rapat itu, Kabid II Badan Pengelola Pajak dan Retribusi  Daerah, Sutan Partahi mengatakan, penertiban yang dilakukan cukup menambahkan penerimaan PAD.

Baca Juga:   Pemko Medan akan Bantu Urus Izin Sementara Tempat Beribadah Jemaat Gereja Elim Kristen Indonesia

“Terima kasih kepada Satpol PP, penertiban yang dilakukan ternyata mendorong pemilik reklame untuk membayar kewajibannya,” sebutnya.

Rapat evaluasi ini juga melahirkan sebuah perencanaan untuk melakukan memperluas kolaborasi antarOPD untuk penegakan peraturan, disiplin pegawai, sekaligus upaya meningkatkan PAD dari berbagai bidang, antara lain reklame, parkir, dan IMB. Dijadwalkan, penertiban di masing-masing wilayah kecamatan ini akan berlangsung selama sepekan.

“Untuk mematangkan rencana ini, minggu depan kita akan kembali menggelar rapat koordinasi,” tutup Rakhmat. (AY)

463 Papan Reklame Bermasalah di Medan Ditumbangkan

MEDAN – realitasonline.id| Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) gencar menertibkan reklame-reklame bermasalah.Terhitung sejak 23 Mei sampai dengan 28 Juli kemarin, sebanyak 463 reklame telah ditumbangkan.
Hal ini terungkap dalam Rapat Evaluasi Penertiban Reklame di Kantor Satpol PP Medan, Jumat (29/7/2022) yang dipimpin Kepala Satpol PP, Rakhmat Adi Syahputra Harahap dan diikuti dari perwakilan dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi  Daerah, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Penataaan Ruang Kota,  serta Dinas Komunikasi dan Informatika itu.

Dalam penertiban ini, lanjut Rakhmat, petugas memberikan sanksi berupa pembongkaran paksa, perintah bongkar sendiri, penyobekan materi, dan pemasanganan stiker.

Baca Juga:   Wagub Sumut Musa Rajekshah Dukung Ekspedisi Geopark Kaldera Toba HPN 2023

“Jumlah reklame yang dibongkar paksa sebanyak 259 unit, dibongkar pemilik sendiri 123 unit, penyobekan materi 42 unit, dan pemasangan stiker 39 unit,” rincinya.

Rakhmat mengatakan, selain menegakkan peraturan, penertiban ini dilakukan untuk mencegah kebocoran sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Kolaborasi ini dilakukan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, termasuk yang membidangi pengelolaan pajak, retribusi, serta perizinan.

“Karena itu dalam penertiban ini kita juga berkolaborasi dengan OPD yang mengelola pajak dan retribusi maupun perizinan,” tambahnya.

Rakhmat berharap kolaborasi yang telah terjalin ini lebih ditingkatkan lagi, sehingga upaya penegakan peraturan sekaligus peningkatan PAD dapat berjalan dengan optimal.

Dalam rapat itu, Kabid II Badan Pengelola Pajak dan Retribusi  Daerah, Sutan Partahi mengatakan, penertiban yang dilakukan cukup menambahkan penerimaan PAD.

“Terima kasih kepada Satpol PP, penertiban yang dilakukan ternyata mendorong pemilik reklame untuk membayar kewajibannya,” sebutnya.

Rapat evaluasi ini juga melahirkan sebuah perencanaan untuk melakukan memperluas kolaborasi antarOPD untuk penegakan peraturan, disiplin pegawai, sekaligus upaya meningkatkan PAD dari berbagai bidang, antara lain reklame, parkir, dan IMB. Dijadwalkan, penertiban di masing-masing wilayah kecamatan ini akan berlangsung selama sepekan.

“Untuk mematangkan rencana ini, minggu depan kita akan kembali menggelar rapat koordinasi,” tutup Rakhmat. (AY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU