Rabu, November 25, 2020
Beranda Aceh Cabuli Balita dan Pelajar, Pria Beristri Dua di Abdya Jadi Tersangka

Cabuli Balita dan Pelajar, Pria Beristri Dua di Abdya Jadi Tersangka

BLANGPIDIE – realitasonline.id | Seorang pria yang sudah menikah dua kali (beristri dua) asal Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berinisial Fd (32) ditetapkan menjadi tersangka oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres setempat lantaran diduga telah melakukan perbuatan cabul terhadap dua anak dibawah umur pada Minggu (4/10) sekira pukul 18.30 WIB sore di kediaman orang tua korban.

Usia korban diketahui, salah satunya masih balita berumur 5 tahun dan seorang pelajar berumur 6 tahun. Saat kejadian, kedua korban sedang tertidur di salah satu kamar rumah ayah korban di Kecamatan Kuala Batee.

Kapolres Abdya AKBP Muhammad Nasution SIK melalui Kasat Reskrim Erjan Dasmi STP dalam konferensi Pers di halaman Mapolres setempat, Rabu (18/11) mengatakan, bahwa tersangka sempat menghilang setelah perbuatan bejatnya itu diketahui oleh orang tua korban.

Namun polisi berhasil memburu pelaku yang ketika itu sedang berada di Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara pada Senin (16/11) lalu sekira pukul 14.40 WIB. Dimana, sebelumnya, ibu kandung korban telah membuat laporan pencabulan itu ke SPKT Polres Abdya pada Senin (2/11) sekira pukul 13.00 WIB siang.

Meneriknya, saat petugas menggeledah diri tersangka, polisi menemukan satu paket narkotika jenis sabu dibalik dompet tersangka. Bahkan menurut pengakuan tersangka, dirinya memang sudah menjadi ketergantungan terhadap barang haram tersebut.

“Mengenai BB sabu itu akan kita serahkan ke Satres Narkoba, nanti mereka yang akan memeriksanya lebih lanjut,” kata Erjan didampingi Kabag Ops AKP Haryono SE dan Kabag Sumda AKP Teuku Muhammad SH.

Disinggung apakah pelaku dalam melancarkan aksinya tersebut dibawah pengaruh sabu, Erjan belum bisa memastikan lantaran nanti akan dimintai keterangan lebih lanjut dari tersangka. “Untuk lebih jelasnya, kami akan periksa lagi dengan melibatkan Satres Natrkoba,” tuturnya.

Dari kronologisnya, lanjut Erjan, tersangka pada saat itu juga sedang berada di rumah orang tua salah satu korban. Melihat kedua korban sedang tertidur di kamar, tersangka mencoba masuk dan mengunci pintu dari dalam.

Niat bejat tersangka makin menjadi-jadi ketika ia memaksa salah satu korban untuk memegang kemaluan tersangka. Karena korban tidak mau menuruti kemauannya, tersangka memberikan uang dua ribu rupiah kepada salah satu korban untuk membeli kue di kios terdekat.

Bermodal kue harga dua ribu itu, tersangka kembali memaksa dengan menarik tangan korban kearah kemaluanya. Bahkan tersangka tanpa rasa malu langsung membuka celananya sendiri dan memainkan kemaluannya hingga mengeluarkan sperma yang ditumpahkan kedalam cangkir bewarna hijau didepan kedua korban.

Tak sampai disitu saja, tersangka dengan kejinya melakukan perbuatan lebih kotor lagi hingga menggosok cairan sperma kebagian kemaluan kedua korban dengan tangan. Salah satu dari korban sempat berteriak dan nyaris diketahui oleh paman korban. Akan tetapi tersangka berhasil berkilah bahwa salah satu korban itu dikatakan sedang mengigau.

Begitu tersangka meninggalkan tempat kejadian, barulah salah satu korban menceritakan kejadian itu kepada ibunya.

Atas perbuatan cabul itu, tersangka dijerat dengan pasal 76 huruf E Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2014 jo pasal 82 ayat (1), Undang-Undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun dan minimal 5 tahun ditambah denda maksimal Rp.5 miliar.

“Saat ini kita sedang melengkapi berkas perkara dan berikutnya akan kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri Abdya,” demikian tandas Erjan. (Zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

‘Sri Nabilla’ Dilepasliarkan ke Hutan TNGL

TAPANULI SELATAN - realitasonline.id | 'Sri Nabila', Harimau Sumatera berjenis kelamin betina yang telah selesai menjalani karantina di Taman Margasatwa Nagari Barumun...

“Barata” Dukung Perjuangan Relawan Kotak Kosong di Pilkada Humbahas

HUMBAHAS - realitasonline.id | Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Baginda Polin Lumban Gaol SH MH dan Rajin...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

BERITA TERBARU

Misi Rakit Selesai, Jembatan Krueng Teukuh Abdya Sudah Terhubung

BLANGPIDIE - realitasonline.id | Proyek pengerjaan jembatan Krueng Teukuh di Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang...

Sumut Raih Peringkat ke-6 MTQN XXVIII, Rizki dan Taufik Dihadiahi Rp100 Juta

MEDAN – realitasonline.id | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengapresiasi Kafilah Sumut yang berhasil mengharumkan nama daerah ini di ajang Musabaqah Tilawatil...

Strategi Investasi di Kota Medan dan UMKM Diseminarkan

MEDAN - realitasonline.id | Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggelar seminar nasional Strategi Investasi di Kota Medan dan UMKM, Selasa (24/11/2020) di Sky...

Kadis Pertanian: Kebutuhan Bawang Merah untuk Sumut Capai 46 Ton Per Bulan

PADANGSIDIMPUAN - realitasonline.id | Kebutuhan bawang merah sast ini untuk Sumatera Utara (Sumut) Capai 46 ton per bulan, namun yang tersahuti baru...