Jumat, Juni 18, 2021
BerandaHLDinkes Cilacap Karantina 3 ABK Asal India Positif Covid

Dinkes Cilacap Karantina 3 ABK Asal India Positif Covid

CILACAPrealitasonline.id | Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap fasilitasi sejumlah Anak Buah Kapal (ABK) MV Hilma Bulker asal India yang dinyatakan positif Covid-19. Kapal yang membawa ketiga orang tersebut sandar di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap pada 25 April 2021 lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griana Dewi dalam rilisnya, Jumat (7/5/2021), menjelaskan, petugas kekarantinaan kesehatan KKP Kelas II Cilacap telah melakukan tes cepat antigen terhadap 20 orang ABK tersebut.

Secara umum, tampak mereka tampak sehat, namun ternyata hasil pemeriksaan PCR yang keluar pada 26 April 2021 yang lain. Pihak KKP Kelas II A Cilacap juga telah melakukan pengambilan sampel genome pada 28 April 2021 dan mengirimkannya ke Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) pada Kementerian Kesehatan RI.

BACA JUGA : Kapolri Bersama 5 Pejabat Negara Kompak Pantau Penyekatan Gerbang Tol Brebes

“Secara bertahap hingga 4 Mei 2021 pemeriksaan spesimen PCR kembali mendapatkan 13 ABK terkonfirmasi positif sehingga dilakukan isolasi serta perawatan di RSUD Cilacap. Selama menunggu hasil pemeriksaan laboratorium PCR, semua ABK isolasi mandiri di kapal, ”ujar Pramesti.

Disebutkan bahwa, kapal bermuatan gula tersebut melakukan bongkar muatan di Dermaga IV Tanjung Intan Cilacap pada 1 hingga 4 Mei 2021 dengan pengawasan petugas KKP Kelas II A Cilacap. Sebanyak 49 orang tenaga bongkar muat dan petugas pengawasan juga menjalani tes cepat antigen dan semuanya menunjukkan hasil negatif.

BACA JUGA : Kapolri Bersama Panglima TNI Tinjau Pos Penyekatan Merak Bakauheni

Pada tanggal 5 Mei 2021, RSUD Cilacap memberikan informasi salah satu pasien rujukan kapal dalam kondisi tidak stabil dan harus dilakukan pemeriksaan lebih intensif,” ungkapnya.

Dinas Kesehatan telah melakukan sejumlah upaya penanganan Covid-19 terhadap para ABK, antara lain memfasilitasi mereka untuk menjalani terapi plasma konvalesen dan sel punca (stemcell) bagi ABK positif bergejala berat. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Cilacap untuk melakukan aktivitas bongkar muat kapal dengan mensterilisasi kapal. (Tn/KYD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU