Senin, Januari 18, 2021
Beranda HL 2 Kapal Nelayan Asal Vietnam Ditangkap TNI AL di Perairan Natuna

2 Kapal Nelayan Asal Vietnam Ditangkap TNI AL di Perairan Natuna

BELAWAN-realitasonline.id | TNI AL KRI Sutedi Senaputra-378 (KRI SSA-378) menangkap 2 kapal ikan asing berbendera Vietnam yang melakukan kegiatan illegal fishing di perairan Laut Natuna Utara, Minggu (13/12/2020).

Informasi diterima kronologis penangkapan itu terjadi Minggu pagi, sekira pukul 09.30 WIB patroli rutin yang dilakukan KRI SSA-378 berada dibawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Koarmada I (Guspurla Koarmada I) mendeteksi kontak asing yang dicurigai kapal ikan sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan di Perairan Laut Natuna Utara yang merupakan Landas Kontinen Indonesia.

Baca juga: Musa Rajekshah Dorong BKM se-Kota Tebing Tinggi Mandiri Makmurkan Masjid

Kemudian Menindaklajuti kontak mencurigakan tersebut, Komandan KRI SSA-378 Letkol Laut (P) Tony Priyo memerintahkan untuk segera mendekati dan memastikan kedua kapal yang dicurigai sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal. Kedua kapal yang menyadari kehadiran KRI berusaha melarikan diri dengan cara berpencar dengan menambah kecepatan berusaha untuk menjauh ke arah utara menghindari kejaran KRI SSA-378.

Komandan KRI SSA-378 memerintahkan peran tempur bahaya umum dengan melaksanakan prosedur untuk berusaha memberhentikan kedua kapal dengan cara memberikan isyarat untuk berhenti namun tidak diindahkan oleh Kapal tersebut.

Dengan melakukan manuver untuk memberhentikan kapal, akhirnya kedua kapal dapat dihentikan dan dirapatkan ke lambung kanan KRI. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh Tim Visit Board Search and Seizure (VBSS).

Baca juga: Patuhi Mekanisme Penyusunan RAPBD, Ketua DPRD Taput Minta Jangan Saling Menyalahkan

Dari pemeriksaan awal kedua KIA bernama MV. Dolphin 457 dan MV. dolphin 638 berbendera Vietnam dengan 17 Orang ABK yang seluruhnya berkebangsaan Vietnam. Diduga melakukan penangkapan ikan di Perairan Landas Kontinen Indonesia tanpa dilengkapi dokumen perijinan yang sah (ilegal) dengan menggunakan alat tangkap yang dilarang dan tidak sesuai dengan aturan.

Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M. membenarkan penangkapan terhadap 2 Kapal Ikan Asing berbendera Vietnam di Perairan Natuna Utara. Dalam keterangannya, Pangkoarmada I mengatakan Dalam Patroli rutin yang dilakukan oleh KRI SSA-378 pada akhir pekan ini mendapati kegiatan ilegal yang dilakukan 2 Kapal Ikan Asing berbendera Vietnam.”Saat ini Kapal sedang dikawal ke Pangkalan TNI AL Ranai guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

Oleh karena itu TNI AL tetap berusaha hadir dengan melaksanakan patroli di Wilayah Yurisdiksi Nasional untuk menjaga kedaulatan Negara dan melakukan penegakkan hukum. Pada masa pandemi seperti sekarang ini, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara disiplin sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah.

“Penangkapan 2 KIA berbendera Vietnam MV. Dolphin 457 dan MV. Dolphin 638 hari ini merupakan salah satu wujud nyata yang dilaksanakan oleh jajaran Koarmada I dalam melaksanakan perintah dan komitmen dari pimpinan TNI AL,”jelasnya.

Baca juga: Aliansi Muslim Langkat Nyatakan Sikap Terbunuhnya 6 Orang Anak Bangsa

”Tidak akan ada keraguan untuk melaksanakan penindakan atas segala bentuk pelanggaran hukum yang terjadi di perairan Yurisdiksi Nasional Indonesia, salah satunya adalah pelanggaran illegal, Unreported and Unregulated (IUU) fishing di perairan Natuna Utara yang merupakan wilayah kerja dan menjadi tanggung jawab Koarmada I,” tegas Pangkoarmada I

Kedua Kapal berbendera Vietnam yang ditangkap KRI SSA-378 tersebut diduga telah melanggar Pasal 93 ayat (2) Jo Pasal 27 ayat (2) UU No. 45 th 2009 tentang Perikanan dikarenakan telah diduga melakukan pelanggaran berupa mengoperasikan kapal penangkap ikan berbendera asing di ZEE Indonesia secara illegal. (AH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

‘Sri Nabilla’ Dilepasliarkan ke Hutan TNGL

TAPANULI SELATAN - realitasonline.id | 'Sri Nabila', Harimau Sumatera berjenis kelamin betina yang telah selesai menjalani karantina di Taman Margasatwa Nagari Barumun...

“Barata” Dukung Perjuangan Relawan Kotak Kosong di Pilkada Humbahas

HUMBAHAS - realitasonline.id | Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Baginda Polin Lumban Gaol SH MH dan Rajin...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

BERITA TERBARU

Gubernur Edy Rahmayadi Minta Para Kepala Daerah Tetap Dorong Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

STABAT – realitasonline.id | Meski sudah mulai dilakukan vaksinasi Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Edy Rahmayadi meminta para bupati/walikota se-Sumut tetap konsisten...

Pria Ini Ditangkap Polisi dan TNI di Kebun Sawit

TAPANULI TENGAH - realitasonline.id | Anggota Polisi bekerjasama dengan TNI menangkap seorang pria berinisial HA alias S (47) dari kebun Kelapa Sawit...

Operasi Yustisi di Kecamata Angkola Muara Tais Tindak 200 Pelanggar Prokes Covid-19

TAPANULI SELATAN, realitasonline.id | Kasubbag Binops Bagops Polres Tapanuli Selatan, Iptu R. Triharjanto, SH, mewakili Kapolres Tapanuli Selatan AKBP. Roman Smaradhana Elhaj,...

Tokoh Mubaligh di Abdya Dukung Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit

BLANGPIDIE - realitasonline.id | Salah satu tokoh Mubaligh di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Tgk Drs Fachry A Rahim memberikan dukungan terhadap keputusan...