Selasa, Juli 14, 2020
Beranda HL Lahan Eks PTPN II Kwala Bingai Langkat Diduga Dikuasai Pengarap, Oknum Polisi...

Lahan Eks PTPN II Kwala Bingai Langkat Diduga Dikuasai Pengarap, Oknum Polisi dan Lurah

STABAT – Realitasonline | Lahan Eks PTPN II Kwala Bingai Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat, dari mulai Desa Sei Karang, Desa Mangga Kel. Dendang dan Kel. Kwala Bingai lebih dari 200 Hektar diduga dikuasai penggarap, dan oknum Kepolisian begitu juga melibatkan Lurah Kwala Bingai, sebut warga yang tidak mau disebutkan jati dirinya kepada wartawan, Kamis (4/6/2020) pukul 17:00 Wib, di stabat.

Bisa dilihat lahan Eks PTPN II Kwala Bingai yang sebelumnya ditanami pohon sawit saat ini, sawit telah mati diakibat diracun dan berganti tanaman jagung, begitu juga lahan tebu  yang baru saja dipanen saat ini terlihat sudah digarap dan ditanami pohon durian, pisang, kelapa, ubi, dan jagung.

Anehnya lagi lahan Eks PTPN II Kwala Bingai dijadikan ajang bisnis sejumlah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dimana lahan Eks PTPN II dijual belikan dengan harga puluhan juta kepada sejumlah masyarakat atau PNS yang berminat, biaya jual beli lahan Eks PTPN II Kwala Bingai dengan alasan untuk mengurus berkas ke Kantor Kanwil Sumatra Utara. Sebut Warga

Tidak sampai disitu bang, banyak juga rekan-rekan wartawan yang dapat jatah kebagian tanah Eks PTPN II Kwala Bingai tepatnya di areal titi penceng, dengan alasan wartawan biar jangan ribut jadi dibagi bahkan, sebagian sudah ada yang menerima SKT jadi,wajar saja sebagian wartawan bungkam tidak mau mempermasalahkan lahan Eks PTPN II Kwala Bingai yang seharusnya lahan tersebut bila sudah keluar dari Eks HGU maka diambil alih oleh pemerintah daerah bukan jadi ajang bisnis.

Bahkan, pemerintah daerah sudah mengeluarkan surat edaran atau himbawan agar aparatur sipil mulai dari kelurahan dan apratur desa agar segera menarik kembali surat SKT yang sudah beredar kepada masyarakat atau PNS yang sudah membeli lahan tersebut dan mendapatkan SKT tapi sampai saat ini lurah kwala bingai tidak ada menarik kembali surat SKT yang sudah beredar. 

Begitu juga salah satu penggarap mengirim pesan melalui WhatsApp Grup “Apa mau Polres nangkap penggarap, yg garap seluruh oknum polisi di Langkat dan petani,,karena bukan lagi kuasa HGU PTPN2. Yg digarap eks HGU PTPN IX …yah..moga bisa ditanggapi ni berita”. katanya. (MA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

“Jemput Bola” Rekam E-KTP, Disdukcapil Pakpak Bharat Terima Penghargaan Gubsu

PAKPAK BHARAT - Realitasonline | Untuk memenuhi persyaratan bagi warga Pakpak Bharat yang sudah berusia 17 tahun atau yang telah kawin untuk...

“Mardua Holong” Tampil Apik Pada Perayaan HBA Kejari Simalungun

SIMALUNGUN - Realitasonline | Keluarga besar  Kejari Simalungun merayakan HBA (Hari Bhakti Adhyaksa) ke 59 penuh suka cita bertempat di Hotel Horizon...

BERITA TERBARU

Terkait Dugaan Kampanye Terselubung, KOMPAK Laporkan Walikota Tanjungbalai ke Bawaslu

Tanjungbalai - realitasonline.id | Diduga melakukan kampanye terselubung di dunia pendidikan menjelang Pilkada 2020 lewat media informasi berupa majalah, Komite Mahasiswa Pemuda Peduli Kota (KOMPAK)...

Warga Simalungun Mengaku Beli Sabu di Siantar

SIMALUNGUN – realitasonline.id | Dua terdakwa Leonardo Tinendung als Leo (22) dan Denis Berkam Marbun (26) warga Lau Cimba Rambung Merah mengaku...

Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Diperbolehkan, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

P.SIANTAR – Realitasonline.id | Shalat Idul Adha 1441 H/2020 M dan penyembelihan hewan kurban di Kota Pematangsiantar boleh dilaksanakan di semua daerah,...

Harga Gabah di Abdya Anjlok Rp 4800 Perkilogram

Blangpidie - Realitasonline | Harga gabah kering panen (GKP) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) perlahan mulai anjlok berkisar antara Rp.4.800-Rp.4.900 per...