Selasa, Desember 7, 2021
BerandaHLSeorang Ayah di Salatiga Tega Setubuhi Anak Kandungnya Berulang Kali

Seorang Ayah di Salatiga Tega Setubuhi Anak Kandungnya Berulang Kali

SALATIGA realitasonline.id| Lantaran sudah lama tak berhubungan badan dengan sang istri, seorang ayah di Salatiga Jawa Tengah, tega menyetubuhi anak kandungnya berulang kali. Aksi bejat tersangka Marsono (42) warga Kecamatan Sidomukti, Kabupaten Salatiga, terbongkar saat korban LS (16) masih berstatus Pelajar mencoba untuk bunuh diri di Sekolahnya, karena merasa sudah tidak kuat dengan perbuatan ayah kandungnya. Hal itu diungkapkan Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana saat Konferensi Pers yang digelar di Mapolres Salatiga, Rabu (24/11/2021).

“Polres Salatiga menerima laporan dari salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Salatiga, karena ada Siswi di Sekolah itu yang mencoba bunuh diri dengan cara menyayat tangannya. Petugas Sat Reskrim segera mendatangi Sekolah tersebut lalu membawa korban ke Rumah Sakit dan dilakukan komunikasi intens untuk menggali informasi” ungkap Kapolres.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan dari korban LS yang mengaku bahwa dirinya telah disetubuhi oleh tersangka MS (42) berulangkali sejak 26 Agustus 2021. Dalam seminggu sang Ayah menyetubuhinya sebanyak 2-3 kali saat suasana rumah sedang sepi. Korban diancam untuk tidak menceritakan kejadian itu kepada orang lain dan memberi uang kisaran Rp 10 ribu. Terakhir sang Ayah melakukan perbuatan bejatnya pada 24 Oktober 2021 pukul 22.00 WIB.

Baca Juga:   Jalan Dua Jalur Bireuen Takengon Usulan Masa Bupati Tgk Nurdin Hampir Rampung Dikerjakan

“Atas kejadian tersebut korban LS merasa sudah tidak kuat lagi dengan perbuatan cabul sang Ayah dan mengalami tekanan mental. Sehingga korban ingin melakukan usaha bunuh diri di Sekolah dengan menyayat tangannya pada hari Kamis (28/10/2021). Namun aksinya di ketahui oleh pihak Sekolah dan melaporkan kejadian itu ke Polres Salatiga,” jelas Kapolres.

Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Nanung Nugroho Indaryanto menuturkan bahwa, korban LS sudah tiga kali melakukan percobaan bunuh diri di Sekolahnya. Trauma dan tekanan mental yang dialami korban dirasa sangat berat. Bahkan korban merasa ketakutan saat berada di rumahnya.

“Setelah kita lakukan pendalaman. Termasuk menggali informasi dari Keluarga, pihak Sekolah, teman dan lingkungan tempat tinggal korban. Ternyata korban diketahui sudah tiga kali melakukan percobaan bunuh diri di Sekolahnya,” jelas Kasatreskrim.

Baca Juga:   Mahasiswa Geruduk DPRK Bireuen, Tuntut 5 Poin Helsinky Diperjuangkan

Perbuatan bejat tersangka terhadap korban, pernah ketahuan oleh istrinya, Pariyem (37). Namun tersangka bukannya menyesali perbuatan bejatnya, malah justru memukuli istrinya.

“Saat aksi bejat tersangka diketahui oleh istrinya, tersangka malah memukuli istrinya hingga ketakutan. Tersangka diduga ada masalah dengan istrinya, dan sudah lama tidak berhubungan badan dengan istrinya, lalu dilampiaskan hasrat biologis nya ke anak gadisnya berulang kali,” ungkap Kasatreskrim.

Polres Salatiga melakukan pendampingan kepada korban untuk memulihkan kondisi spikis korban atas kejadian yang telah dialaminya.

Tersangka telah diamankan bersama sejumlah barang bukti.
Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan Pasal 82 Ayat (2) Jo 76 E atau Pasal 81 Ayat (3) Jo 76 D Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. (KYD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU