Sabtu, Juni 6, 2020
Beranda HL Takut Dikarantina, Perantau Desa Pantis Pahae Julu dari Zona Merah Enggan Mudik

Takut Dikarantina, Perantau Desa Pantis Pahae Julu dari Zona Merah Enggan Mudik

TAPUT – Realitasonline | Ketegasan protokol kesehatan yang diterapkan Desa Pantis Kecamatan Pahae Julu Tapanuli Utara tidak pelak membuat perantaunya takut mudik.
Pasalnya, imbauan Bupati Taput Nikson Nababan yang menggaung menyatakan karantina bila ada perantau atau pemudik dari zona merah, tegas dijalankan Kepala Desa Abdi Ronny Tambunan.

Terbukti, ada dua yang bukan terdaftar sebagai warganya namun karena orangtuanya bertempat tinggal di desa itu harus menjalani karantina di salah satu gedung SD di dusun Hutabarat.

Bahkan, pasangan yakni Alex R Hutabarat (32) dan Yuliyana (24) yang mengaku berpacaran datang dari Jambi tanggal 9 Mei kemarin harus dikarantina.

Selain itu, untuk menjaga hal dan pandangan negatif kedua pasangan yang mengaku tinggal serumah di Jambi dinikahkan dengan ‘Pasu Pasu Raja’. Alex R Hutabarat (32) kepada Realitasonline.id, Kamis (21/5/2020), membenarkan dia dan pacarnya Yuliyana (24) tiba dikampung kelahirannya akibat tidak sanggup lagi bertahan hidup di Jambi.

“Saya bekerja sebagai buruh kebun sawit di sana, namun saya tidak sanggup lagi akibat dampak Covid-19 makanya saya putuskan pulang kampung,” ungkapnya.

Alex mengatakan siap dan taat atas protokol kesehatan yang berlaku di Taput. ‘Tujuan saya pulang yaitu guna menikah dengan pacar saya dan akan tinggal di sini seterusnya,” pungkasnya.

Kades Pantis Pahae Julu Abdi Ronny Tambunan membenarkan pola karantina yang tegas dilakukan guna memutus mata rantai Covid-19. “Seperti pasangan ini, kita karantina selama 14 hari dan Sabtu mereka sudah bisa keluar. Sebelum masuk kita cek kesehatannya dengan benar, bahkan kita nikahkan untuk menjaga pandangan negatif warga disaksikan tokoh adat, masyarakat, Bhabinsa serta Bhabinkamtibmas,” ungkapnya.

Pola karantina yang dilakukannya bukan hanya bagi perantau yang mudik, namun warganya pergi ke zona merah wajib dikarantina. “Kemarin baru kita keluarkan warga kita lima orang dari karantina karena bepergian ke daerah zona merah. Kita suplai mereka makanan selama di sini menggunakan dana desa,” ujarnya.

Pola karantina yang diterapkan desanya  berdampak positip bagi pemudik. “Biasanya jelang Hari Raya, pemudik kita membludak namun saat ini mereka enggan mudik karena bila mudik kita karantina 14 hari, jadi mereka mengurungkan niatnya,” pungkasnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

“Jemput Bola” Rekam E-KTP, Disdukcapil Pakpak Bharat Terima Penghargaan Gubsu

PAKPAK BHARAT - Realitasonline | Untuk memenuhi persyaratan bagi warga Pakpak Bharat yang sudah berusia 17 tahun atau yang telah kawin untuk...

“Mardua Holong” Tampil Apik Pada Perayaan HBA Kejari Simalungun

SIMALUNGUN - Realitasonline | Keluarga besar  Kejari Simalungun merayakan HBA (Hari Bhakti Adhyaksa) ke 59 penuh suka cita bertempat di Hotel Horizon...

BERITA TERBARU

Wiwiek Sisto Widayat: Akibat Covid-19 Diperkirakan Perekonomian Sumut Melemah di Triwulan II

MEDAN - Realitasonline.id | Bank Indonesia memprediksikan perekonomian Sumatera Utara (Sumut) pada triwulan II tahun 2020 ini akan mencapai titik terendahnya, yang...

Warga Resah, Abdya Masuk Zona Merah Covid-19

BLANGPIDIE - Realitasonline | Pasca ditetapkannya Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) bersama delapan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Aceh berstatus zona merah corona...

Kejari Paluta Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penyelewengan ADD dan DD Aek Haruaya

PALUTA - Realitasonline | Adanya dugaan penyalahgunaan pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019, Kepala Desa Aek...

Dukungan Pelaku Pariwisata Parapat New Normal di Simalungun

SIMALUNGUN - Realitasonline | Pasca dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan simulasi pelaksanaan New Normal di Kabupaten Simalungun, khusus daerah wisata Parapat, 31/05/2020 yang...