Tanggapan Murni Teguh Memorial Hospital atas berita Realitasonline tertanggal 25 Oktober dengan judul “Jenazah Pasien Negatip Akan Dikuburkan Standar Covid-19 Ditentang, Anggota DPRDSU CurigaiPihak ‘Kejar’ Anggaran Covid-19”

0

Terkait dengan berita Realitasonline tertanggal 25 Oktober dengan judul “Jenazah Pasien Negatip Akan Dikuburkan Standar Covid-19 Ditentang, Anggota DPRDSU Curigai Pihak ‘Kejar’ Anggaran Covid-19”, maka Murni Teguh Memorial Hospital dengan ini memberikan klarifikasi sebagai berikut :

1. Pasien AN, wanita, 44 tahun, datang ke IGD Murni Teguh Memorial Hospital tanggal 21 Oktober2020 sekitar pkl 04.00 WIB dengan keluhan sesak napas, mencret, nyeri ulu hati, lemas, pusing dan riwayat sakit gula (diabetes). Pada pemeriksaan didapatkan suhu tubuh yang meningkat di atas normal (demam), frekuensi napas yang meningkat, dan kadar oksigen dalam darah di bawah normal. Dilakukan pemeriksaan darah dan CT Scan paru. Pasien diberikan terapi  berupa infus, oksigen, dan obat-obatan dan dirawat di ruang isolasi COVID-19.

2. Hasil CT scan paru menunjukkan infeksi pada kedua paru (pneumonia bilateral).

3. Pasien didiagnosis sebagai Probable COVID-19 + diare, sesuai dengan kriteria  diagnosis pada Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19) (Kemenkes RI) dan Pedoman Tatalaksana COVID-19 (PDPI, PERKI, PAPDI, PERDATIN, IDAI), di mana kriteria kasus probable COVID-19 adalah  kasus  suspek  yang meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan COVID, dan memiliki salah satu kriteria sbb: 1) tidak dilakukan pemeriksaan swab PCR, atau 2) hasil pemeriksaan swab PCR satu kali negatif dan tidak dilakukan pemeriksaan swab PCR yang kedua.

4. Pada pasien di atas, gambaran klinisnya meyakinkan sebagai COVID-19. Pemeriksaan swab PCRpertama hasilnya negatif, dan pemeriksaan kedua tidak dilakukan karena pasien meninggal dunia. 

5. Rumah sakit tidak  bersikeras atas keberatan keluarga pasien dalam hal pengebumian pasien sesuai dengan protocol COVID-19. Hal ini merupakan kewenangan dari Gugus Tugas COVID-19 provinsi dan daerah asal pasien.

Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Medan, 28 Oktober 2020

Hormat kami,

Dr Herman Ramli

Humas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here