Rabu, Februari 1, 2023
BerandaAcehTim Satpol PP Bireuen Bongkar Paksa Papan Mal Tiang Masjid Taqwa Muhammadiyah...

Tim Satpol PP Bireuen Bongkar Paksa Papan Mal Tiang Masjid Taqwa Muhammadiyah Samalanga

BIREUEN realitasonline.id l Papan mal tiang Masjid Taqwa Muhammadiyah Samalanga di Desa Sangso Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen dibongkar paksa oleh Tim Satpol PP Kabupaten Bireuen. Aksi itu dilakukan Satpol PP, Kamis (12/5/2022) atau pada 90 hari sisa masa jabatan Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A Gani, SH MSi.

Sumber Realitas mengungkapkan tim Satpol PP Kabupaten Bireuen dengan kekuatan penuh diangkut dengan truk dinas ke lokasi Masjid Taqwa Muhammadiyah Samalanga di Desa Sangso Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen.

Setiba di tempat itu aparat dari Satpol PP Kabupaten Bireuen langsung mencopot papan mal tiang “rumah Allah” yang sedang dibangun oleh masyarakat setempat yang tergabung dalam Organisasi Islam tertua dan terbesar di Republik tercinta ini.

Kedatangan orang orang berseragam Satpol itu terlihat tidak ada perlawanan dari panitia masjid tersebut. Pun demikian beberapa pekerja dan Pimpinan Muhammadiyah Kecamatan Samalanga yang menyaksikan aksi Satpol PP itu sempat meneteskan air mata tanda sedih karena tidak berani berbuat apapun.

Sedangkan material berupa papan mal yang dicopot paksa dari tiang masjid itu dimasukkan kedalam truk dan seterusnya diangkut ke luar lokasi pembangunan Masjid Takwa Muhammadiyah Samalanga yang letaknya tidak jauh dari pusat kota kecamatan di ujung barat Kabupaten Bireuen.

Baca Juga:   Cegah Stunting, 10.241 Remaja Putri di Abdya Diberi Tablet Tambah Darah

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bireuen dr.Athailah A Latief, SpOG kepada Realitas, Kamis (12/5/2022) petang membenarkan Tim Satpol PP Kabupaten Bireuen telah mencopot paksa papan mal Masjid Taqwa Muhammadiyah di Desa Sangso Kecamatan Samalanga.

Ia menyebutkan Tim Satpol PP selain membongkar papan mal tiang masjid yang sedang dalam tahap pengerjaan itu juga menyita mal tiang beserta besi-besi yang telah dirakit untuk dipakai sebagai tulang bangunan untuk tempat menyembah Allah subhanahu wa ta’ala.

“Panitia pembangunan masjid bekerja (melanjutkan) membangun mesjid itu lagi sejak 3 hari yang lalu. Sebab sampai hari ini belum ada sebuah kepastian dari Pemkab Bireuen tentang penundaan membangun masjid di Sangso. Padahal sudah ada surat dari Komnas HAM untuk menyelesaikan kasus masjid di Samalanga kepada bupati. Tetapi sampai sekarang tidak ada langkah apapun,” sebut Athaillah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bireuen Chairullah Abed, SE yang dikonfirmasi Realitas melalui telepon genggam, Kamis (12/5/2022) tidak berhasil karena tidak diangkat panggilan Realitas. Ketika dihubungi ulang bakda magrib juga tidak berhasil dan telepon Kepala Satpol PP itu sudah tidak aktif lagi.

Baca Juga:   Sempat Buron, Kepala Sekolah SMK Kisaran Dibekuk Tim Kajatisu di Aceh

Sumber lainnya mengatakan, sebelum Tim Satpol PP turun untuk mencopot papan mal tiang Masjid Taqwa Muhammadiyah Samalanga di Desa Sangso Kecamatan Samalanga sempat beredar surat Camat Samalanga yang isinya disebut sebut untuk menghentikan pembangunan masjid di Sangso itu.

Namun, Camat Samalanga Mursyidi, SH MM yang ditanyakan Realitas terkait aksi Satpol PP di Samalanga membongkar papan mal Masjid Taqwa Muhammadiyah Samalanga mengaku, ia hanya pernah menyampaikan kepada bupati melalui surat tentang kondisi terakhir Masjid Taqwa Muhammadiyah di Desa Sangso Kecamatan Samalanga.

“Pertama, kita sampaikan tentang kondisi terakhir kepada pak bupati. Mungkin arahan bupati. Mungkin, karena itu surat resmi disuruh hentikan melalui Satpol. Mungkin, informasi diperintahkan secara lisan,” ujar Camat Mursyidi.

Sebagaimana diketahui Masjid Taqwa Muhammadiyah Samalanga di Desa Sangso Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen mulai dibangun pada tahun 2016. Dan proses pengerjaan tempat ibadah itu telah beberapa kali dihambat seperti membakar pondasi bangunan.

Sementara pihak Panitia telah memenuhi berbagai persyaratan, tak kecuali Izin Mendirikan Rumah Ibadah dari Pemkab Bireuen sudah mereka kantongi. Namun, IMB rumah ibadah itu dibatalkan kembali oleh Pemerintah setempat. (AJ/RZ)

1 KOMENTAR

  1. Cor tiang mesjid dgn beton adalah bid’ah.
    Jadi pakek pelepah kurma aja…
    Kalian kan selalu sorak2 bid’ah…
    Kok ketika ada Satpol pp ingin menghilangkan bid’ah marahhh?? Ente warasss?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU