Kamis, Juli 9, 2020
Beranda Internasional WHO: Dunia dalam Fase Baru Pandemi Covid-19 dan Berbahaya

WHO: Dunia dalam Fase Baru Pandemi Covid-19 dan Berbahaya

JENEWA – Realitasonline | Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan adanya fase baru dan berbahaya pada pandemi virus corona. Peringatan itu muncul ketika kejadian infeksi Covid-19 terus melonjak di Benua Amerika, dengan Brasil mencatatkan lebih dari 1 juta kasus per Jumat (19/6/2020).

Selain Brasil, catatan infeksi di Kolombia dan Meksiko juga memperilhatkan wajah suram, karena jumlah kematian akibat Covid-19 di masing-masing negara mencapai 2.000 jiwa dan 20.000 jiwa. Kondisi ini menunjukkan bagaimana virus terus membinasakan Benua Amerika dan beberapa kawasan di Asia, bahkan ketika Eropa mulai melonggarkan berbagai kebijakan pembatasannya.

Langkah-langkah yang diberlakukan untuk menghentikan penyebaran penyakit telah menyebabkan kerusakan dan kelumpuhan ekonomi. Akan tetapi, WHO kembali memperingatkan agar semua pemerintah tidak menyerah pada kelelahan saat menjalankan kebijakan isolasi tersebut.

“Dunia berada dalam fase baru dan berbahaya. Banyak orang bosan berada di rumah terus-menerus, dan ini dapat dipahami. Akan tetapi virus ini masih menyebar dengan cepat,” ungkap Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam konferensi pers virtual akhir pekan ini seperti dikutip AFP.

Virus corona sampai sekarang telah membunuh lebih dari 458.000 jiwa dan menginfeksi 8,6 juta orang di seluruh dunia. Para ilmuwan dari berbagai penjuru dunia pun tengah berlomba-lomba mengembangkan vaksin corona yang dapat dipakai seluruh umat manusia.

Brasil membuat sejarah suram dengan menorehkan catatan satu juta kasus infeksi virus corona (Covid-19) pada Jumat (19/6/2020). Tak hanya itu, negara itu juga melaporkan rekor baru lonjakan harian kasus infeksi di saat pandemi terus melonjak di Amerika Latin.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Brasil mengumumkan, mereka mencatat 54.771 infeksi baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Ini adalah jumlah kasus harian terbesar yang dikonfirmasi Brasil sejauh ini. (*)

Sumber: inews.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

“Jemput Bola” Rekam E-KTP, Disdukcapil Pakpak Bharat Terima Penghargaan Gubsu

PAKPAK BHARAT - Realitasonline | Untuk memenuhi persyaratan bagi warga Pakpak Bharat yang sudah berusia 17 tahun atau yang telah kawin untuk...

“Mardua Holong” Tampil Apik Pada Perayaan HBA Kejari Simalungun

SIMALUNGUN - Realitasonline | Keluarga besar  Kejari Simalungun merayakan HBA (Hari Bhakti Adhyaksa) ke 59 penuh suka cita bertempat di Hotel Horizon...

BERITA TERBARU

UNESCO Global Geopark, Edy Rahmayadi Dorong Peningkatan Fasilitas Kaldera Toba

DELISERDANG - realitasonline.id | Dewan Eksekutif United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada sidang ke-209 menyepakati Kaldera Toba sebagai UNESCO Global...

Simpan Ganja Dalam Gubuk Divonis 5 Tahun Bui

Simalungun - realitasonline | Batu Marsaid Lada Simarmata (42) terbukti menyimpan ganja dalam gubuk divonis 5 tahun denda 900 juta subsider 6...

Pemprov Sumut Terus Kembangkan Transaksi Elektronik

MEDAN - realitasonline.id | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mengembangkan transaksi digital. Hingga saat ini, Pemprov Sumut memiliki beberapa aplikasi transaksi elektronik,...

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Bupati dan Ketua TP PKK Asahan Gerakan Tanam Cabai

ASAHAN - realitasonline.id | Gerakan Tanam Cabai memiliki maksud dan tujuan untuk memasyarakatkan optimalisasi lahan pekarangan baik di pedesaan maupun perkotaan dalam memproduksi kebutuhan pangan.