Jumat, Juni 18, 2021
BerandaJAWA TENGAHGubernur Ganjar Jenguk Pasien Covid-19 Klaster Taraweh

Gubernur Ganjar Jenguk Pasien Covid-19 Klaster Taraweh

BANYUMASRealitasonline.id | Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Banyumas. Ganjar mengecek langsung posko-posko penyekatan arus mudik lebaran. Ganjar juga menyempatkan menjenguk warga yang di karantina karena diketahui terpapar Covid 19 Klaster Taraweh, kemarin.

Kabupaten Banyumas sempat dikejutkan dengan munculnya lonjakan kasus Covid-19 dari Klaster Tarawih. Sebanyak 50 orang saat ini masih diisolasi di tempat karantina terpusat Pondok Slamet Baturaden Purwokerto.

Saat tiba di lokasi karantina, Ganjar hanya menyapa beberapa warga dari kejauhan. Sambil berteriak, Ganjar memberikan semangat dan motifasi pada mereka semua.

BACA JUGA : Waduh, Truk di Jawa Tengah Kena Razia Angkut Pemudik Bersama Hewan Peliharaan dan Motor

“Gimana kabarnya, ada yang punya gejala tidak? Sesak nafas, batuk-batuk, atau pilek. Kalau ada keluhan jangan sungkan ngomong sama petugas ya,” teriak Ganjar dari kejauhan.

Beberapa pasien yang sedang diisolasi menjawab bahwa semuanya dalam kondisi sehat. Ada earga yang mengaku sempat kehilangan indera penciuman, tapi saat ini sudah baikan.

“Saya sempat tidak bisa mencium bau pak, tapi alhamdulillah sekarang sudah bisa. Pak Ganjar saya mau foto pak, tapi sayang kita jaraknya jauh,” ucap salah satu pasien.

BACA JUGA : Kodim 0715/Kendal Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme

“Ya sudah foto saja dari sana. Kelihatan kok. Atau kalau tidak difotoin dari sini, nanti minta ke petugas ya,” balas Ganjar.

Ganjar pun menanyakan kenapa mereka semua bisa tertular Covid-19. Salah satu pasien mengatakan, mereka tertular dari Klaster Tarawih. Ada pula yang ketularan dari tetangganya yang bersilaturahmi.

“Katanya dari Klaster Tarawih pak. Kita juga tidak tahu ketularan dari mana Pak,” jawab seorang pasien.

Ganjar kemudian meminta warga bersabar menjalani isolasi. Mereka diminta menjaga kesehatan dan terus meningkatkan imun dengan merasa bahagia dan berolahraga.

“Jangan lupa selalu bahagia. Saya doakan panjenengan semua segera sehat, dan bisa kembali pulang ke rumah,” ucap Ganjar.

Ganjar mengatakan, sebagian besar pasien yang dikarantina di tempat itu adalah dari klaster tarawih. Selain itu, ada juga beberapa dari Klaster Keluarga.

“Saya titip pesan buat semuanya, kondisinya masih labil, maka saya minta semua disiplin protokol kesehatan. Tadi ada yang ketularan dari tetangga yang main ke rumah, dia tidak tahu dan positif. Ternyata sesimpel itu. Maka kita harus benar-benar disiplin prokes dalam setiap kegiatan,” pesan Ganjar.

Ganjar juga mengimbau masyarakat tidak menganggap remeh Covid-19. Banyak masyarakat kini mulai abai dalam pelaksanaan prokes, ada yang tidak pakai masker, tidak jaga jarak dan lainnya.

“Karena merasa sudah aman. Dengan kawan, saudara dan tetangga merasa dekat, sehingga abai. Padahal belum tentu, karena virus ini tidak kelihatan. Maka inilah pentingnya kita menjaga protokol kesehatan,” pungkasnya. (KYD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU