Minggu, Agustus 1, 2021
BerandaJAWA TENGAHKodim 0715/Kendal Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme

Kodim 0715/Kendal Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme

KENDAL – realitasonline.id | Kodim 0715/Kendal menggelar kegiatan komunikasi sosial bertajuk Cegah Tangkal Radikaliame/Separitisme dengan para Jurnalis dan Ormas FKPPI yang ada di Kabupaten Kendal. Kegiatan digelar di aula Makodim Kendal, Jumat sore (7/5/2021). 

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0715/Kendal Mayor Sukamto, dalam paparannya menegaskan, bahwa Indonesia hanya mengenal satu ideologi, yakni ideologi Pancasila sebagai Azas Tunggal dan alat pemersatu bangsa.

BACA JUGA : Nekat Mudik, Bus Pariwisata Tujuan Semarang dan Boyolali Diminta Putar Balik

“Karena itu, banyak sekali pihak yang tidak sepaham dan memunculkan kelompok-kelompok penentang ideologi Pancasila sebagai Azas Tunggal,” ungkap Kasdim Mayor Sukamto.

Menurut Kasdim, masyarakat ekonomi lemah adalah kelompok yang paling rentan terpengaruh oleh paham radikalisme, separatisme, terorisme, marxisme dan komunisme. Mereka tertarik bergabung karena adanya iming-iming materi yang menggiurkan.

Baca Juga:   Beredar Video Kegiatan Hajatan di Museum RA Kartini, Kabidhumas Polda Jateng: Postingan Itu Tidak Benar

BACA JUGA : Puluhan Wartawan Lokal Jateng Terima Sertifikat OKK dan KTA PWI Jateng

“Kondisi ekonomi dan kehidupan yang sulit, dimana ada pihak yang menjanjikan jaminan masa depan, sudah pasti mereka akan tergiur. Terkait dengan komunisme, Mayor Sukamto mengatakan, Partai Komunis Indonesia (PKI) memang telah dibubarkan dan menjadi organisasi terlarang di Indonesia, namun paham komunisme hingga saat ini masih ada dan menjadi bahaya laten yang wajib diwaspadai,” jelas Kasdim. 

Disebutkan Kasdim, maraknya lambang atau simbol PKI yang sempat muncul dan menjadi trending, bukanlah untuk membangkitkan lagi Partai Komunis Indonesia, akan tetapi betujuan untuk menghidupkan kembali faham komunisme. (KYD) 

Baca Juga:   Pemkab Kendal Salurkan Bansos PPKM Dari Kemensos RI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU