Senin, September 20, 2021
BerandaHLViral Balita Makan Tanah di Tegal, Dewi Aryani Minta Pemkot Lebih Peka

Viral Balita Makan Tanah di Tegal, Dewi Aryani Minta Pemkot Lebih Peka

TEGALrealitasonline.id | Ramai diperbincangkan (Viral) seorang anak balita VF berusia 3,5 tahun yang gemar makan tanah dan serpihan tembok, ternyata menarik perhatian dari anggota DPR RI Dr Dewi Aryani MSi, politisi dari PDI Perjuangan. Dewi Aryani langsung mengunjungi rumah VF di Jalan Metro, Gang Kresna RT 03 RW 01 Kelurahan Debong Lor Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal Jawa Tegal, Selasa (14/9/2021) siang. 

Menurut Dewi Aryani, selain faktor kemiskinan, faktor lain juga menjadi pemicu VF mengalami malnutrisi. Pertama, karena rumahnya memang menjadi gudang penyimpanan barang-barang yang menjadi sumber limbah B3. 

“Jadi barang-barang elektronik itu tidak semuanya padat ada bahan-bahan cair yang sangat berbahaya apabila ada di dalam rumah,” katanya. 

Saat hamil, kata Dewi, memang ibunya gemuk, tetapi karena terkontaminasi maka terjadi proses kehamilan yang tidak normal. Selain itu, juga kurang gizi karena kondisi ekonomi dan kondisi rumahnya juga sangat memprihatinkan. 

“Jadi kondisi rumahnya memang cukup memprihatinkan. Sanitasinya tidak ada, dapurnya juga masih pakai kayu,” tandasnya. 

Viral Balita Makan Tanah di Tegal, Dewi Aryani Minta Pemkot Lebih Peka

Menurut politisi yang akrab disapa Dear itu, keluarga Carmo orang tua VF belum mendapatkan Bansos karena ternyata KK dan KTP nya belum sesuai dengan tempat tinggalnya. Sehingga, dirinya menyarankan untuk mengurusnya dulu. 

Baca Juga:   HUT Ke 66 Satlantas Polres Kendal Laksanakan Vaksin Massal

“Nanti saya akan meminta ketua DPRD untuk membantu menguruskan. Sehingga mereka yang masuk kategori keluarga tidak mampu bisa mendapatkan bantuan-bantuan sosial. Selain itu perlu pembinaan mental spiritual orang tuanya agar lebih memahami pentingnya kebersihan sebagian dari Iman. Saya lihat mereka juga tidak punya peralatan untuk ibadah, saya akan segera memberikan bantuan,” tandasnya. 

Dewi Aryani juga mengingatkan kepada Pemkot Tegal untuk lebih intensif melakukan pengawasan di daerah-daerah kumuh untuk dilakukan pendataan. Untuk kemudian dilakukan gotong royong membersihkannya, sekaligus pendataan KTP KK yang tidak sesuai atau belum punya. 

Baca Juga:   Bupati Tulang Bawang Monitoring Cegah Korupsi Terintegrasi dengan KPK

“Kalau belum, maka bisa diurus agar mereka bisa mendapatkan bantuan sosial,” terangnya. 

Dikatakan Dewi Aryani, memang dibutuhkan peran dari Kepala Daerah, Lurah dan Camat untuk turun ke bawah. Karena jangan sampai mereka yang tinggal di wilayahnya, tidak terdeteksi padahal tinggal disana. 

“Jadi ini kepekaan dari Pemkot dan semua pihak diperlukan dalam situasi ini agar bisa membantu warga yang mengalami persoalan seperti ini,” pungkasnya. (KYD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU