Jumat, Juni 18, 2021
BerandaJawa TimurAmankan Warga Nekat Mudik Lebaran, Ratusan Personel Tim Gabungan Pacitan Dikerahkan

Amankan Warga Nekat Mudik Lebaran, Ratusan Personel Tim Gabungan Pacitan Dikerahkan

PACITAN – realitasonline.id | Ratusan personel tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Perhubungan, Banser, Senkom, BPBD, Damkar Kabupaten Pacitan, dikerahkan untuk amankan masyarakat yang nekat mudik lebaran 1442 H.

Dengan adanya gelar apel pasukan operasi kepolisian terpusat ops ketupat semeru 2021 di Alun-Alun Jl. Ahmad Yani, Pacitan, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat yang dipimpim langsung Bupati Pacitan yang belum lama dilantik, Indrata Nur Bayuaji.

Indrata Nur Bayuaji sebagai Bupati Pacitan membacakan amanat sambutan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya pengecekan akhir dalam persiapan selama bertugas (6-17/5/2021) mendatang.

Baca juga: Bupati Pacitan Gelar Peringatan Hardiknas Secara Virtual

“Sebagai bentuk pengecekan akhir persiapan, dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1442 H. Baik aspek personel, sarana dan prasarana dan lain-lainnya,” terangnya, Rabu (5/5/2021).

Menjelang hari raya saat ini tren masyarakat yang terpapar Covid-19 mengalami peningkatan signifikan, disebebkan akibat luasnya aktivitas yang banyak tidak menjaga prokes selama bulan ramadhan 1442 H.

“Mendekati hari raya, dimana-mana kasus Covid-19 mengalami kenaikan 2.03 persen hal ini di sebabkan banyaknya aktivitas masyarakat yang kurang menerapkan protokol kesehatan,” paparnya.

Lebih lanjut Indrata Nur Bayuaji mengatakan agar operasi tersebut dilaksanakan secara sungguh-sungguh, sebab keselamatan masyarakat merupakan hal yang diutaman.

Baca juga: Bupati Pacitan Buka Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD 2021-2026

“Oleh karena itu, operasi semeru ini agar dilakukan dengan sungguh-sungguh. Juga diperintahkan untuk pelaku internasional diawasi dengan ketat,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono pun menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan penyekatan di perbatasan penghubung antara Jawa Timur-Jawa Tengah tepatnya di Kecamatan Donorojo.

“Kita blok semuanya, yang mau mudik harus putar balik, tak hanya itu kita juga di perbatasan lainnya juga diperketat, jika memang ada perjalanan tugas atau sesuatu yang khusus pasti mereka konsultasi ke Pos,” pungkasnya. (MA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU