Rabu, November 30, 2022
BerandaJawa TimurDinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar

Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar

TULUNGAGUNG realitasonline.id| Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Jenjang Sekolah Menengah Pertama yang ada di Wilayah Kabupeten Tulungagung, bertempat di Ruang Aula gedung Dinas Pendidikan, Senin (14/11/2022).

Drs. Suprayitno, M.Pd selaku Kepala Bidang Pembinaan SMP menuturkan Kurikulum Merdeka Belajar yang sudah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yaitu guna mensosialisasikan dua perangkat penting untuk memulihkan dan mendukung proses belajar mengajar dengan meluncurkan merdeka belajar dan platform merdeka belajar.

Suprayitno juga berharap para guru dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat sekarang ini. Para guru harus inovatif dan kreatif dengan metode pembelajaran yang diterapkan saat ini.

Baca Juga:   Gelar Gathering, KPU Tulungagung Sosialisasi Rancangan Penataan Dapil

“Guru harus inovatif dan kreatif, guru tidak bisa lagi hanya menggunakan buku paket sebagai bahan pembelajaran namun guru harus dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan pembelajaran yang diterapkan saat ini,” jelasnya saat diwawancarai jurnalis realitasonline.id.

Harus ada terebosan-terebosan baru, dan kita tidak boleh terkungkung dengan alasan bahwa kita berada pada daerah yang jauh dan masih banyak kekurangan maka pastinya kita akan tertinggal,” imbuhnya.

Baca Juga:   Raih Perak dan Perunggu, Biliar Sumut Catat Sejarah di Porwanas XIII

Kurikulum merdeka belajar memberikan ruang untuk para guru berinovasi dan para murid berkreasi serta berkomptetisi. Para murid selaku penerus masa depan, harus diberikan ruang dan kesempatan yang seluas-luasnya untuk berkreasi dan berkompetisi.

Kurikulum merdeka merupakan pola pembelajaran yang berpihak pada peserta didik, sesuai dengan kebutuhan peserta didik, dan terdapat pemetaan potensi peserta didik di awal sebelum penyampaian materi atau dikenal dengan istilah asessmen diagnostik.

“Semoga di tahun ajaran 2022/2023 Kurikulum Merdeka bisa diimplementasikan dengan baik dan diberi kemudahan dalam pelaksanaannya,” harapnya.

(TOP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU