Kamis, Juli 9, 2020
Beranda Kampus 649 Lulusan UIN SU Diwisuda Virtual, Rektor : Pandemi Menuntut Kita untuk...

649 Lulusan UIN SU Diwisuda Virtual, Rektor : Pandemi Menuntut Kita untuk Melek Digital

MEDAN – realitasonline.id | Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) menggelar wisuda kepada 649 lulusannya secara virtual. Hal ini dilakukan karena pandemi Covid 19, masih merebak dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, khususnya di Kota Medan ini serta larangan melakukan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang serta mengedepankan protokol kesehatan agar dapat memutus mata rantai penyebaran covid 19.

“Wisuda konvensional tidak mungkin dilakukan karena melanggar protokol kesehatan yang telah ditetapkan dan harus dipatuhi. Tujuannya tentu saja agar kita dapat memutus mata rantai penyebaran covid 19, dan satu sisi wisuda adalah satu keharusan dan menjadi prasyarat bagi terbitnya ijazah, untuk selanjutnya diserahkan kepada seluruh wisudawan,” kata Rektor UIN SU TGS Prof Dr H Saidurrahman MAg pada Wisuda Sarjana yang ke-73 UIN Sumatera Utara tahun 2020, yang  dilaksanakan secara virtual, di Aula II UIN SU, Senin (29/6/2020).

Kata rektor, kendati bentuknya berbeda, namun wisuda virtual ini tidak menghilangkan esensi bahkan kesakralannya. Lewat Wisuda virtual ini, UINSU Medan ingin menunjukkan keberpihakannya kepada wisudawan dengan kondisi yang apapun, termasuk pandemi covid 19 ini tak menghalangi hak untuk memperoleh ijazah untuk selanjutnya digunakan apakah dalam rangka melanjutkan studi ataupun untuk mencari pekerjaan.

Disamping itu, lanjutnya, sebagai PTKIN terunggul di Sumatera, UINSU Medan juga dituntut untuk mengembangkan kreatifitas dan inovasinya. Salah satunya secara keseluruhan terkhusus dosen-dosennya dituntut untuk melek digital atau literasi digital agar proses perkuliahan bisa berjalan.

“Bukan saja pendidikan dan pengajaran tetapi juga menyangkut penelitian dan pengabdian masyarakat. Disamping kuliah daring, KKN kita juga peraktik belajar lapangan (PBL) juga dilakukan dengan daring sejak pertengah Maret sampai saat ini, dan kita telah menghentikan perkuliahan tatap muka. Artinya, selama pandemi, perkuliahan tetap berjalan. Hanya saja perkuliahan berpindah dari tatap muka, off line menjadi kuliah daring atau online,” ungkap Prof Saidurrahman.

Rektor menyebutkan dalam kuliah daring mendapatkan banyak pelajaran berharga. Salah satu yang terpenting adalah, literasi digital atau melek digital menjadi sebuah keniscayaan. Perkembangan ke depan, di semua ranah kehidupan baik itu sosial, ekonomi, politik, literasi digital menjadi satu keniscayaan. Artinya, jika ingin eksis di masa depan, kemampuan digital atau melek digital menjadi satu syarat.

“Jika tidak, kita tidak saja tertinggal tetapi tidak akan bisa berperan dan berkontribusi sama sekali. Apapun fakultas Anda, prodi dan bidang ilmu yang anda minati selama kuliah di UINSU Medan, maka mau tidak mau anda harus melek digital. Bukan hanya itu, anda juga harus memahami bahasa coding yang memang berlaku di dunia digital itu. Untuk menguasainya diperlukan usaha mandiri untuk belajar, mengikuti pelatihan ataupun sejenis workshop. Mengapa literasi digital ini penting ? Jawabnya sederhana, karena digital itu hakikatnya adalah media, maka ilmu yang anda pelajari selama S1, S2 bahkan S3, akan bisa didayagunakan sedemikian rupa, jika menguasai media digital,” serunya.

Sisi lain dari pandemi Covid 19 ini, sarjana UINSU juga diminta perannya sesuai dengan bidang ilmu dan keahliannya masing-masing. Bagi fakultas agama, apakah Ushuluddin, Dakwah, Tarbiyah, Syari’ah bahkan FIS dituntut untuk aktif membangun kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak.

Begitu pula dengan lulusan fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam diharapkan peran sertanya untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk bisa bertahan ditengah pandemi. Model bisnis yang seperti apa yang memiliki daya tahan dan relevansi di era ini. Demikian juga dengan pengelolaan keuangan keluarga di tengah pandemi. Sedangkan bagi lulusan FST dan FKM, tentu dapat berperan lebih nyata dalam pencegahan penyebaran Covid 19, apakah dengan menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat dan bersih ataupun bekerja nyata untuk memelihara lingkungan.

Kata rektor, hal ini merupakan wujud dari UIN SU tersebut yakni Ulul Albab, Islamis dan Nasionalis. Ulul Albab merupakan kemampuan untuk memilah dan memilih informasi, pemikiran dan mengambil yang bermanfaat serta memiliki ketajaman mata hati yang membuatnya peka terhadap realitas sosial dan selalu terhubung  dengan Tuhan.

Islamis adalah komitmen yang dimiliki sarjana UINSU untuk senantiasa berpedoman kepada Al-Qur’an dan Hadist serta Nasionalis menegaskan komitmen UINSU terhadap NKRI dan Pancasila tidak perlu diragukan lagi.

Program Besar

Prof Saidurrahman menambahkan, saat ini UIN SU sedang mempersiapkan program-program besar dalam rangka persiapan  menuju Universitas Kelas Dunia.

Gagasan besar dan sedang berproses itu adalah, Pola pendidikan Ma’had yang akan  diterapkan pada tahun ajaran baru. Pola ini adalah pilihan yang paling mungkin dan sekaligus prospektif, jika kita berkomitmen untuk meningkatkan mutu lulusan UINSU Medan sehingga dapat berkiprah dan bersaing di pentas global.

Dengan fokus pada peningkatan kemampuan bahasa asing, Arab dan Inggris, Tahfiz dan tahsin Al-Qur’an serta pembangunan karakter mahasiswa, kita optimis kualitas dan kompetensi lulusan UINSU akan mengalami peningkatan signifikan, ” katanya.

Program Ma’had tidak dimaksudkan untuk memberatkan mahasiswa baru. Malah berbagai persoalan yang dihadapi calon mahasiswa telah diatasi dengan memberikan banyak kemudahan.

“Untuk yang pertama memang terasa berat. Ada kontroversi di sana sini. Namun saya yakin, pada masanya, program ini akan diterima bahkan dinantikan umat karena dampaknya yang signifikan pada peningkatan kualitas,” sebutnya.

Selain itu, UIN SU sudah menyelesaikan proses alih statut tanah 100 hektar di Kualanamu.

“Kita ingin terus berkembang. UINSU Medan saat ini bukan universitas kecil. Dengan 25000 mahasiswa dan hampir 700 dosen dan pegawai, UINSU memiliki modal yang cukup untuk terus berkembang. Di tanah Kualanamu kita akan membangun fakultas Kedokteran dan fakultas Ilmu Kesehatan, membangun pusat pengembangan ekonomi digital dan kewirausahaan. Di sana juga kita akan membangun Rumah Sakit Internasional. Cita-cita besar ini membutuhkan kerja keras, kesungguhan dan tentu saja kesabaran dan ketabahan,” sebutnya seraya menambahkan gagasan besar yang ketiga adalah, pengembangan bisnis di UIN SU Jalan Sutomo yang statusnya bukan dengan  pinjam atau hak guna semata unruj6 mengembangkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan sekaligus pusat Bisnis.

Disamping itu, tanggal 4 Mei 2020, UIN SU telah memiliki Statuta baru sebagaimana yang tertuang di dalam Peraturan Menteri Agama RI Nomor 14 Tahun 2020 dan telah pula dituangkan di Berita Negara Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 2020. Di dalam Statuta itu, kita telah merubah Visi UINSU menjadi lebih futuristik dan kontributif. Di dalam visi tersebut, Kita istiqamah untuk menjadikan UINSU sebagai Universitas Kelas Dunia pada tahun 2045, selanjutnya unggul dalam mewujudkan masyarakat pembelajar berdasarkan nilai-nilai Islam dan berkontribusi terhadap kemandirian bangsa.

Sementara itu 649 wisudawan tersebar dalam 8 fakultas serta 1 Program Pascasarjana dengan rincian 45 orang dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 94 orang dari Fakultas Syariah dan Hukum, 176 orang Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 34 orang Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, 178 orang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Bisnis, 2 dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS), 6 orang dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), 48 orang dari Fakultas Sains dan teknologi (FST), 63 orang untuk program pascasarjana. Dengan jumlah wisudawan ini, UIN SU telah mewisuda 49.624 alumni yang saat ini telah berkiprah di tengah-tengah masyarakat dalam berbagai kehidupan. (JI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

“Jemput Bola” Rekam E-KTP, Disdukcapil Pakpak Bharat Terima Penghargaan Gubsu

PAKPAK BHARAT - Realitasonline | Untuk memenuhi persyaratan bagi warga Pakpak Bharat yang sudah berusia 17 tahun atau yang telah kawin untuk...

“Mardua Holong” Tampil Apik Pada Perayaan HBA Kejari Simalungun

SIMALUNGUN - Realitasonline | Keluarga besar  Kejari Simalungun merayakan HBA (Hari Bhakti Adhyaksa) ke 59 penuh suka cita bertempat di Hotel Horizon...

BERITA TERBARU

Tiga Komisi DPRD Taput Konsultasi ke Provinsi

TARUTUNG - Realitasonline.id | Tiga (3) Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tapanuli Utara (Taput) Konsultasi ke Tingkat Provinsi Sumut di Medan.

Terbukti Nyabu, Dua Pemuda Asal Haranggaol Diancam 3,6 Tahun

SIMALUNGUN - Realitasonline.id | Dua pemuda asal Haranggaol Horison Simalungun, Luter Simarmata (20) dan Roni Alkahpi Pardede (20) masing masing dituntut hukuman...

Pada Penyerahan 20 Betor Sampah, Bupati Bireuen Ingatkan Warga Agar Menjaga Kebersihan

BIREUEN - realitasonline.id | Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani, SH MSi mengatakan salah satu cara hidup sehat adalah dengan selalu...

UNESCO Global Geopark, Edy Rahmayadi Dorong Peningkatan Fasilitas Kaldera Toba

DELISERDANG - realitasonline.id | Dewan Eksekutif United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada sidang ke-209 menyepakati Kaldera Toba sebagai UNESCO Global...