Sabtu, Juni 6, 2020
Beranda HL Arman Pohan Otak Pelaku Pembunuhan Sadis Pria Tionghoa di Bengkel Mobil

Arman Pohan Otak Pelaku Pembunuhan Sadis Pria Tionghoa di Bengkel Mobil

MEDAN – Realitasonline | Arman Pohan (33) telah ditetapkan polisi sebagai otak pelaku pembunuhan pria Tionghoa yang diketahui bernama Henri Goh (28) yang tewas dibunuh dengan keji di bengkel cat mobil di Desa Sampali Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang, Jumat (15/5/2020) lalu.

Pihak kepolisian Polrestabes Medan saat ini masih mengejar Arman Pohan, dan pelaku telah ditetapkan sebagai DPO.

Saat polisi ingin meringkusnya pelaku sudah kabur dan tidak ada di kediamannya. Pihak kepolisian hanya bisa menangkap kaki tangan pelaku pembunuhan Henri Goh yakni April Andi Harahap alias AAH.

“Untuk pelaku Arman Pohan masih DPO dan sedang dalam buruan dan akan terus kita kejar. Yang tertangkap bernama April Andi Harahap. Pelaku AP merupakan abang ipar AAH. Motifnya menguasai barang mobil Xenia,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar di Mapolrestabes Medan, Rabu (20/5/2020).

Henri Goh pria asal Lubukpakam merupakan suami Lenna Gho yang saat ini tengah menantikan kelahiran dari janin yang dikandungnya. Padahal sudah lama mereka menikah baru kali ini mereka bisa menantikan keturunan.

Tapi apa mau dikata, sang jabang bayi bakal tidak bisa bertemu dengan ayahnya, Henri Goh yang dibunuh secara keji.

AKBP Ronny Nicolas Sidabutar menjelaskan kasus pembunuhan Henri Goh (28) mulai menemukan titik terang setelah ada dua pelaku dalam kasus tersebut bisa ditelusuri.

“Satu pelaku berhasil diamankan, satu pelaku lainnya masih dalam pencarian (DPO),” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Henri Goh ditemukan tewas di bengkel cat mobil di Desa Sampali setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh istrinya.

Pada saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Jenazahnya ditemukan dengan kondisi tangan, kaki dan leher terikat.

Adapun identitas pelaku yang berhasil diamankan yakni AAH (20), sedangkan pelaku dalam pencarian AP (33). Keduanya merupakan warga Jalan PWI Kecamatan Percut Seituan.

Penangkapan terhadap pelaku bermula dari laporan istri korban yang mengatakan bahwa suaminya hilang selama dua hari.

Dari laporan tersebut, petugas melakukan pencarian dan menemukan korban pada Jumat (15/5) di sebuah bengkel di Desa Sampali.

“Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan terungkap fakta bahwa korban adalah seorang agen mobil yang pada akhirnya mobil korban dijual di sebuah showroom mobil di Jalan Bilal,” katanya.

Dari mobil tersebut, lanjut Ronny, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mendapat identitas kedua pelaku pembunuhan yang telah menjual mobil korban tersebut.

Petugas langsung bergerak menuju kediaman pelaku dan berhasil menangkap pelaku AAH, sedangkan pelaku AP berhasil melarikan diri. Polisi masih mencari AP yang merupakan pelaku utama.

“Kami mohon doanya, dan kami imbau yang bersangkutan untuk menyerahkan diri,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun korban sejak 13 Mei 2020 korban sudah pergi menggunakan mobil Xenia menuju bengkel milik para pelaku bengkel.

Namun, bukannya diperbaiki, para pelaku malah menganiaya korban dengan memukul dengan martil, sekop dan dicekik dengan tali nilon dan mencuri mobil tersebut.

“Dari mobil itu kita selidiki siapa yang menjual. Dan dari situ terungkap pelaku para pelaku,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia membeberkan otak pelaku bernama Arman (33) merupakan pemilik bengkel warga Jalan PWI kecamatan Percut Seituan masih dalam buruan (DPO).

Ronny menjelaskan mobil tersebut telah berhasil dijual seharga Rp 59 juta kepada saksi bernama Sures. (AY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

“Jemput Bola” Rekam E-KTP, Disdukcapil Pakpak Bharat Terima Penghargaan Gubsu

PAKPAK BHARAT - Realitasonline | Untuk memenuhi persyaratan bagi warga Pakpak Bharat yang sudah berusia 17 tahun atau yang telah kawin untuk...

“Mardua Holong” Tampil Apik Pada Perayaan HBA Kejari Simalungun

SIMALUNGUN - Realitasonline | Keluarga besarĀ  Kejari Simalungun merayakan HBA (Hari Bhakti Adhyaksa) ke 59 penuh suka cita bertempat di Hotel Horizon...

BERITA TERBARU

Wiwiek Sisto Widayat: Akibat Covid-19 Diperkirakan Perekonomian Sumut Melemah di Triwulan II

MEDAN - Realitasonline.id | Bank Indonesia memprediksikan perekonomian Sumatera Utara (Sumut) pada triwulan II tahun 2020 ini akan mencapai titik terendahnya, yang...

Warga Resah, Abdya Masuk Zona Merah Covid-19

BLANGPIDIE - Realitasonline | Pasca ditetapkannya Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) bersama delapan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Aceh berstatus zona merah corona...

Kejari Paluta Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penyelewengan ADD dan DD Aek Haruaya

PALUTA - Realitasonline | Adanya dugaan penyalahgunaan pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019, Kepala Desa Aek...

Dukungan Pelaku Pariwisata Parapat New Normal di Simalungun

SIMALUNGUN - Realitasonline | Pasca dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan simulasi pelaksanaan New Normal di Kabupaten Simalungun, khusus daerah wisata Parapat, 31/05/2020 yang...