Minggu, Agustus 9, 2020
Beranda Kriminal Mengaku Wartawan, Pelaku Pemerasan Dituntut 2,6 Tahun Bui

Mengaku Wartawan, Pelaku Pemerasan Dituntut 2,6 Tahun Bui

SIANTAR – Realitasonline.id | Mara Salem Harahap als Marshal (40) warga Siantar dituntut hukuman 2,6 tahun dan Suwardi als Apeng (60) warga Dolok Batunanggar Simalungun diancam 2 tahun. Keduanya terbukti melakukan pemerasan dengan pengancaman melanggar pasal  Pasal 368 ayat (1) KUH Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

Menurut jaksa Erwin Ade Putra Silaban hal yang memberatkan kedua terdakwa karena tidak mengakui perbuatannya dan telah mencoreng nama baik profesi jurnalis. Selain Marshal merupakan residivis (sudah pernah dihukum). Tuntutan jaksa tersebut dibacakan dalam persidangan online di Pengadilan Negeri Sei Rampah, Kamis (30/7).

Atas tuntutan jaksa tersebut, pengacara Zakaria Tambunan SH akan mengajukan nota pembelaan (pledoi) pada Senin (3/8). “Untuk pledoi sidang dilanjutkan 3 Agustus”, kata Tambunan ketika ditanya wartawan sore itu di Pematangsiantar.

Marshal dan Apeng terbukti melakukan pemerasan dengan pengancaman membuat berita yang menyudutkan perkebunan untuk meminta sejumlah uang. Dengan mengatakan “SAYA BUTUH UANG 15 JUTA KARENA KAMI BARU PUNYA KANTOR BARU”, kata Marshal. Kemudian terdakwa SUWARDI Als APENG mengatakan : “ DIBANTULAH LAH PAK, BIAR KITA SELESAIKAN DISINI, DAN INI GAK AKAN KEMANA MANA”.

Karena Manager Perkebunan Gunung Para Raden Wahyu Cahyadi tidak punya uang, maka terbitlah pemberitaan di Media Online Laser News Today. Pemberitaan pertama hingga ke-3 diabaikan saksi, karena saksi korban tahu tujuannya adalah untuk meminta sejumlah uang. 

Tapi karena merasa terganggu dengan pemberitaan dengan berbagai judul tersebut, maka manager Gunung Para berdiskusi dengan  Saksi SENO ADJI selaku Manajer Kebun Gunung Pamela dan saksi Ir. CHARLES NIC SITORUS selaku Manajer Kebun Silau Dunia dan permasalahan ini di serahkan kepada Ibnu Syahputra Sutomo selaku APK kebun Gunung Pamela.

Hingga pada Senin, 27 April 2020 sekira pukul 10.00 wib Marshal dan Apeng datang ke kantor PTPN Gunung Pamela mengendarai Mobil Datsun putih BK  1709 WF (dirampas untuk negara) dan bertemu dengan Ibnu Syahputra untuk meminta uang 30 juta agar tidak diberitakan lagi.

Sebelumnya terdakwa Marshal mengatakan “Gimananha bang, sudah setengah bulan lebih uang yang ku minta enggak dikasihjuga, kami pun tidak maunya membuat berita buruk terus di PTPN III ini, maunya kan berita bagus biar sama sama enak jadinya.  Lalu saksi Ibnu Syahputra mengatakan “Ya udah bang,kalo sudah kami berikan uangnya janji Abang ya tidak akan membuat berita buruk lagi”, katanya. 

Dijawab Apeng “KAMIPUN PROFESIONALNYA BANG, KALO UDAH KAMI TERIMA UANGNYA DAN UANG BULANAN UNTUK KAMI YANG MASING MASING KEBUN MEMBERIKAN UANG BULANAN SEBESAR Rp. 2.000.000,- GA AKAN KAMI NAIKKAN BERITA BURUKNYA BANG”, katanya.

Untuk pledoi, ketua majelis hakim Rio Barten SH menunda persidangan hingga Senin (3/8) mendatang. Persidangan dibantu panitera Budi SH. 

Terkait kasus yang menimpa Marsal, beberapa rekan media meminta agar Dewan Pers mengevaluasi media online Lasernews Today.(RH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

“Jemput Bola” Rekam E-KTP, Disdukcapil Pakpak Bharat Terima Penghargaan Gubsu

PAKPAK BHARAT - Realitasonline | Untuk memenuhi persyaratan bagi warga Pakpak Bharat yang sudah berusia 17 tahun atau yang telah kawin untuk...

“Mardua Holong” Tampil Apik Pada Perayaan HBA Kejari Simalungun

SIMALUNGUN - Realitasonline | Keluarga besar  Kejari Simalungun merayakan HBA (Hari Bhakti Adhyaksa) ke 59 penuh suka cita bertempat di Hotel Horizon...

BERITA TERBARU

Hefriansyah Gowes Bareng Ratusan Pesepeda Siantar Sejauh 25 Km

P.SIANTAR – Realitasonline.id | Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM mengikuti Gowes Bareng (Gobar) Siantar 25 kilometer. Gobar yang diikuti ratusan pesepeda...

Pemkab Taput Turunkan Alat Berat Perbaiki Jembatan Rusak

TARUTUNG – Realitasonline | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui dinas Pekerjaan Umum, turunkan alat berat memperbaiki jembatan Aek Puli yang kondisi rusak...

Letkol CPN Yusuf Adi Puruhita Pegang Tongkat Komando Dandim 0117/Atam

ACEH TAMIANG | Realitasonline.id | Tongkat Komando Kodim 0117/Atam beralih dari Letkol Inf Deki Rayusyah Putra, S. Sos. M.I. Pol dan sekarang...

FBT: Kekompakan dan Persatuan Pineppar Raja Tangger Penambah Semangat

PAKPAK BHARAT – realitasonline.id | Dengan adanya kekompakan dan persatuan keturunan Raja Tangger seperti ini menambah semangat bagi saya untuk mengikuti kontestasi...