Senin, Agustus 10, 2020
Beranda Kriminal Pembunuh Pelajar Dituntut Hukuman 18 Tahun Penjara

Pembunuh Pelajar Dituntut Hukuman 18 Tahun Penjara

Simalungun – Realitasonline | Masih segar dalam ingatan kita dengan ditemukannya sesosok mayat oleh salah seorang yang sedang meng-angon lembu di areal kebun karet beberapa waktu lalu. Mayat korban pembunuhan itu ditemukan dalam poisisi duduk. 

Pelakunya adalah Riski Bambang Pramono divonis 9 tahun karena masih belum dewasa (17 tahun) disidangkan dalam sistem Peradilan Anak. Sedangkan pelaku lainnya  M Aldi (19) warga Bangun 17 Kecamatan Gunung Malela yang berprofesi sebagai Tukang las diancam 18 tahun.

Ancaman hukuman jaksa Juna Karo-Karo dibacakan dalam persidangan online PN Simalungun, Selasa (28/7). Terdakwa M Aldi dipersalahkan jaksa dengan pasal 340 KUH Pidana tentang perencanaan menghilangkan nyawa korban.

Menurut jaksa, terdakwa M Aldi dan Riski telah melakukan pembunuhan terhadap korban Canda Prayoga (13) yang ditemukan sudah menjadi mayat di kebun karet dalam posisi duduk. Pembunuhan itu dilakukan RBP dan M Aldi pada Sabtu 4 April 2020. 

Mayat korban  ditemukan  di areal kebun karet PTPN III Bangun  pada Rabu, 8 April 2020 lalu oleh seorang penggembala sapi dan melaporkannya ke Polsek Bangun. Keduanya nekat menghabisi nyawa korban  demi mendapatkan sepeda motor dan handphone korban. 

Terdakwa mau melakukan pembunuhan karena terdesak hutang untuk menebus sepeda motornya yang sempat digadaikan seharga 500 ribu. Sebelum melakukan aksinya, terdakwa Aldi dan Riski mengundang korban minum minum di rumah Aldi.

Pada tengah malam itu Aldi  mengajak korban dengan alasan menemui cewek dan bersama Riski menuju kebun karet, disitulah korban dicekik hingga tewas. Para pelaku mengambil cangkul dan menggali tanah yang tak cukup dalam lalu mengubur korbannya dalam posisi jongkok ditutup tanah dan dedaunan.              

Barang curian berupa HP dijual kepada Khoirul Laksono als Kopral di Bukit Maraja seharga 850 ribu. Sedangkan sepeda motor korban dijual para terdakwa bersama Kopral ke Tebing. Sepeda motor korban dijual seharga 1.750.000 kepada Rudi dan uangnya Rp 500 ribu digunakan untuk menebus sepeda motor yang digadaikan. Sisanya dibagi dan digunakan untuk minum- minum di Bukit Maraja.           

Didampingi pengacara Sintong Sihombing dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. Untuk pembacaan vonis hakim diketuai Hendrawan Nainggolan ditunda hingga Selasa mendatang. (RH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

“Jemput Bola” Rekam E-KTP, Disdukcapil Pakpak Bharat Terima Penghargaan Gubsu

PAKPAK BHARAT - Realitasonline | Untuk memenuhi persyaratan bagi warga Pakpak Bharat yang sudah berusia 17 tahun atau yang telah kawin untuk...

“Mardua Holong” Tampil Apik Pada Perayaan HBA Kejari Simalungun

SIMALUNGUN - Realitasonline | Keluarga besar  Kejari Simalungun merayakan HBA (Hari Bhakti Adhyaksa) ke 59 penuh suka cita bertempat di Hotel Horizon...

BERITA TERBARU

Dandim Kibarkan Merah Putih Bersama Komunitas L-Bike Goes Merdeka di Puncak Tertinggi Kota Langsa

LANGSA - realitasonline.id | Komandan Kodim 0104/Aceh Timur, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, bersama Komunitas L-Bike Gowes Merdeka, Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak...

Kapolres Tapsel: Menuju AKB, Mari Kita Patuhi Protokol Kesehatan

TAPANULI SELATAN - Realitasonline | Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Elhaj SH SIK MH mengimbau agar masyarakat untuk tetap mematuhi protokol...

3 Tahun Mengalami Kelumpuhan, Pujakesuma Sumut dan PMTI Serahkan Tali Asih dan Sembako

MEDAN - realitasonline.id | Ketua PMTI Sumut, Prof Hj Sri Sulistyawati SH MSi PhD menyerahkan bantuan tali asih dan sembako kepada keluarga Sri Puji...

Milad 24 Tahun UMN, Menyongsong Pendiri Al-Washliyah Jadi Pahlawan Nasional

MEDAN - realitasonline.id | Mensyukuri milad ke-24 Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) perguruan tinggi terkemuka di Sumut ini memoerungatinya dengan...