Kamis, Juli 9, 2020
Beranda Kriminal Tanam Pohon Ganja Diganjar 7 Tahun Bui

Tanam Pohon Ganja Diganjar 7 Tahun Bui

SIMALUNGUN – realitasonline.id | Majelis hakim pimpinan Roziyanti menjatuhkan pidana penjara selama  7 tahun denda 800 juta subsider 6 bulan terhadap  terdakwa Ferdinand Girsang alias Kepten (40). Putusan hakim dibacakan dalam persidangan yang digelari secara online melalui vidcon di Pengadilan Negeri Simalungun, Senin (29/6).

Vonis hakim konform (sama) dengan tuntutan jaksa Dedy Chandra Sihombing. Tedakwa Kepten dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 111 (2) UU RI No 35/2009 tentang tanpa hak memiliki atau menguasai narkotika jenis ganja.  

Warga Dusun Siturituri Nagori Sibangun Mariah Kecamatan Silimakuta itu terbukti menanam 9 batang pohon ganja. Menurut hakim sesuai fakta persidangan, terdakwa  ditangkap anggota polisi Edward Siringoringo, Rio Lumban Gaol dan Lumban Sirait pada Sabtu 22 Desember 2019 pukul 13.00 Wib di ladang milik terdakwa di Juma Pohon Dusun Siturituri Sibangun Mariah Simalungun.

Petugas lalu membawa terdakwa untuk diserahkan ke Polres Simalungun bersama barang bukti (BB) sebanyak 9 pohon ganja seberat 279,06 gram untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kepada petugas, terdakwa mengakui jika ia memperoleh bibit ganja dari marga Limbong di Belawan  Senin 9 September 2019 sekira pukul 20.00 Wib. Lalu ditanam  di ladang terdakwa dan tumbuh. Ganja tersebut juga dikonsumsi terdakwa.

Dalam persidangan terdakwa juga mengungkapkan jika dia menanam ganja untuk dikonsumsi sendiri. “Daripada saya beli terus yang mulia, lalu saya carilah biji ganja dan ditanam agar bisa saya nikmati sendiri”, ucap Kepten di depan persidangan yang mengaku sering mengkonsumsi ganja.

Kepten juga mengakui jika ia sudah pernah mengambil daun ganja (panen)  untuk dipakainya. Atas vonis tersebut, terdakwa dan jaksa diberi kesempatan selama 7 hari untuk pikir-pikir, menerima ataupun banding. (RH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

“Jemput Bola” Rekam E-KTP, Disdukcapil Pakpak Bharat Terima Penghargaan Gubsu

PAKPAK BHARAT - Realitasonline | Untuk memenuhi persyaratan bagi warga Pakpak Bharat yang sudah berusia 17 tahun atau yang telah kawin untuk...

“Mardua Holong” Tampil Apik Pada Perayaan HBA Kejari Simalungun

SIMALUNGUN - Realitasonline | Keluarga besar  Kejari Simalungun merayakan HBA (Hari Bhakti Adhyaksa) ke 59 penuh suka cita bertempat di Hotel Horizon...

BERITA TERBARU

UNESCO Global Geopark, Edy Rahmayadi Dorong Peningkatan Fasilitas Kaldera Toba

DELISERDANG - realitasonline.id | Dewan Eksekutif United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada sidang ke-209 menyepakati Kaldera Toba sebagai UNESCO Global...

Simpan Ganja Dalam Gubuk Divonis 5 Tahun Bui

Simalungun - realitasonline | Batu Marsaid Lada Simarmata (42) terbukti menyimpan ganja dalam gubuk divonis 5 tahun denda 900 juta subsider 6...

Pemprov Sumut Terus Kembangkan Transaksi Elektronik

MEDAN - realitasonline.id | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mengembangkan transaksi digital. Hingga saat ini, Pemprov Sumut memiliki beberapa aplikasi transaksi elektronik,...

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Bupati dan Ketua TP PKK Asahan Gerakan Tanam Cabai

ASAHAN - realitasonline.id | Gerakan Tanam Cabai memiliki maksud dan tujuan untuk memasyarakatkan optimalisasi lahan pekarangan baik di pedesaan maupun perkotaan dalam memproduksi kebutuhan pangan.