Kamis, Juli 9, 2020
Beranda HL Ternyata Ini Alasan Oknum ASN Tapteng Keluarkan Suket Covid-19 Palsu

Ternyata Ini Alasan Oknum ASN Tapteng Keluarkan Suket Covid-19 Palsu

TAPTENG – realitasonline.id | Tersangka oknum ASN Tapteng EWT (49) warga Jalan Padangsidimpuan Kelurahan Hutabalang Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, nekat melakukan penipuan dengan memalsukan surat keterangan (Suket) rapid test karena terlilit hutang.

Hal itu diungkapkan tersangka seperti yang dilangsir Antara, Senin (29/6/2020) di Mapolres Tapteng.

“Tidak ada yang mengajari saya, niat itu timbul begitu saja karena saya telilit hutang. Untuk itu saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap wanita beranak satu itu.

Ia pun mengakui dari hasil mengeluarkan Suket rapid test palsu itu, ia sudah mencicil hutangnya sebesar Rp2,5 juta. Hanya saja ia tidak menjelaskan berapa jumlah hutangnya.

“Waktu itu saya minjam uang ke rentenir ketika mau buka usaha galian C di sekitar Pinangsori. Tapi usaha itu bangkrut, dan saya terlilit hutang yang cukup banyak,” katanya.

Ia pun menyadari apa yang dilakukannya itu adalah salah, dan tidak terpikir sampai berakibat fatal seperti sekarang ini.

“Saya benar-benar menyesal atas perbuatan saya ini. Tetapi karena desakan hutang terpaksa saya lakukan,” ucapnya dengan raut wajah sedih.

Sementara itu menurut pengakuan rekannya MAP (30) yang bekerja sebagai perawat di Klinik Yakin Sehat mengatakan, selama disuruh tersangka EWT melakukan pengambilan darah, dia diberikan uang sebesar Rp700 ribu.

“Pertama sekali saya diberikan uang Rp200 ribu sesudah mengambil darah. Dan kedua kalinya diberikan uang Rp500 ribu. Jadi saya hanya disuruh untuk mengambil darah, sesudah itu saya tidak tahu lagi apa yang dikerjakan EWT,” terangnya.

Diakui MAP, perkenalannya dengan EWT karena mereka sama-sama bekerja di Klinik Yakin Sehat, dan ia tidak menyangka bahwa niatnya membantu EWT akan berujung seperti saat ini.

“Sedikit pun tidak ada niat saya untuk melakukan penipuan, karena saya tidak tahu untuk apa darah itu diambil. Karena dia (EWT) minta tolong makanya saya mau,” ungkap pria lajang yang sudah lama bekerja di Klinik Yakin Sehat itu.

Pun demikian kata MAP, dia sudah memaafkan perbuatan EWT yang melibatkan dirinya dalam kasus Suket rapid test palsu itu.

Sementara itu menurut keterangan Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Nicolas Dedy melalui Kasat Reskrim AKP Sisworo, pihaknya terus mengembangkan kasus Suket palsu tersebut.

“Bukti awal yang menyebutkan Suket itu diduga palsu adalah tidak adanya nomor registrasi Suket. Dilanjutkan dengan tanda tangan dokter yang dipalsukan, hal itu berdasarkan pengaduan dari dokter yang bersangkutan ke Polres Tapteng, dan pengakuan tersangka yang membenarkan memalsukan tanda tangan dokter yang bersangkutan,” terang Kasat.

Selain itu juga sebut Kasat, pihaknya akan mengembangkan hasil rapid test yang dilakukan tersangka. Pasalnya semua hasil rapid test yang dikeluarkannya, hasilnya negatif alias nonreaktif. “

Akan kita kembangkan nanti semuanya, termasuk keterlibatan agen yang mengarahkan penumpang untuk melakukan rapid test kepada tersangka,” ungkap Kasat.

Terungkapnya kasus ini ketika puluhan penumpang yang akan berangkat ke Pulau Nias terkendala di Pelabuan Sibolga Sabtu kemarin. (AY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

“Jemput Bola” Rekam E-KTP, Disdukcapil Pakpak Bharat Terima Penghargaan Gubsu

PAKPAK BHARAT - Realitasonline | Untuk memenuhi persyaratan bagi warga Pakpak Bharat yang sudah berusia 17 tahun atau yang telah kawin untuk...

“Mardua Holong” Tampil Apik Pada Perayaan HBA Kejari Simalungun

SIMALUNGUN - Realitasonline | Keluarga besar  Kejari Simalungun merayakan HBA (Hari Bhakti Adhyaksa) ke 59 penuh suka cita bertempat di Hotel Horizon...

BERITA TERBARU

Kasus Covid-19 di Medan Meningkat, RS Rujukan Tak Mampu Lagi Tampung Pasien Corona

MEDAN - realitasonline.id | Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Medan Mardohar Tambunan mengatakan rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di wilayah tersebut,...

Tiga Komisi DPRD Taput Konsultasi ke Provinsi

TARUTUNG - Realitasonline.id | Tiga (3) Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tapanuli Utara (Taput) Konsultasi ke Tingkat Provinsi Sumut di Medan.

Terbukti Nyabu, Dua Pemuda Asal Haranggaol Diancam 3,6 Tahun

SIMALUNGUN - Realitasonline.id | Dua pemuda asal Haranggaol Horison Simalungun, Luter Simarmata (20) dan Roni Alkahpi Pardede (20) masing masing dituntut hukuman...

Pada Penyerahan 20 Betor Sampah, Bupati Bireuen Ingatkan Warga Agar Menjaga Kebersihan

BIREUEN - realitasonline.id | Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani, SH MSi mengatakan salah satu cara hidup sehat adalah dengan selalu...