Jumat, Oktober 16, 2020
Beranda Kriminal Biarlah Adik Ipar Tak Normal Yang Penting Rasanya Bung...

Biarlah Adik Ipar Tak Normal Yang Penting Rasanya Bung…

MEDAN – Realitasonline | Bagi yang berotak normal, melihat gadis idiot pastilah timbul rasa iba. Tapi kalau berotak ngeres seperti Halim. 40, adik ipar idiot malah dijadikan pelampiasan. Prinsipnya niru pelawak Bendot, “Yang penting rasanya Bung!” Gara-gara ulahnya ini, Halim kini dikejar-kejar polisi Singkawang (Kalbar).

Anak lahir cacat mental pasti tak pernah diharapkan keluarga. Tapi jika Allah Swt menakdirkan demikian, masak ditolak? Seperti apapun anak cacat mental, orangtua akan menyayangi, termasuk kakak dan adik-adiknya.

Apapun yang terjadi akan diurus sendiri. Tak mungkin semua dibebankan ke negara, karena Presiden Jokowi sendiri masih sibuk mengurusi revolusi mental, yang 5 tahun berlalu tak begitu banyak rakyat yang mau mentalnya direvolusi.

Di Singkawang Tengah, tinggalah keluarga Ny. Mansur, 66, nan malang itu. Salah satu anak perempuannya  sejak usia SMP menderita cacat mental. Walhasil sekolahnya terhenti, dan hingga usia 35 tahun belum juga ada yang mempersuntingnya.

Gadis  itu kini dalam asuhan kelurga Halim, di mana istrinya merupakan kakak kandung si gadis. Mereka siap mengurus adiknya yang cacat mental itu sampai kapanpun. Ny. Mansur juga sudah berpesan, jika sudah tak ada umur nanti, tolong gadis itu dijaga baik-baik, jangan disia-siakan.

Halim sebagai menantu, ternyata tak bisa mengemban Ampertu (Amanat Penderitaan Mertua). Belakangan dia melihat  gadis itu bukan sebagai adik ipar yang perlu dikasihani, tapi justru perlu……digauli!

Lho, kok begitu koplak pikiran Halim? Karena secara bodi, gadis ini memang enak dilihat dan perlu. Soal mentalnya yang tidak normal, bukan menjadi halangan. Sebab dia meniru sikap pelawak Bendot almarhum, ”Yang penting rasanya Bung!”

Di kala rumah sepi, dia merayu gadis itu untuk melayani kebutuhan biologisnya. Karena memang gadis tidak normal, ya tak tahu maksud sebenarnya. Tahu-tahu dia disergap, hip. Selesai nafsu tertunaikan, Halim hanya pesan berbisik-bisik, jangan cerita ke mana-mana.

Demikian itu sering sekali dilakukan Halim. Jika tak di rumah sendiri, juga di rumah kosong dengan balai-balai usang dan berdebu.

Tak peduli banyak kamitetep (serangga bikin gatal)-nya, asal nafsu tengah memuncak, gadis itu langsung disikatnya. Lagi-lagi dia bersemboyan, “Yang penting rasanya Bung!”

Kebetulan rumah kosong itu lokasinya berdekatan dengan rumah mertua, Ny. Mansur. Maka ketika melihat Halim dan gadis itu keluar dari rumah kosong, dia jadi curiga. Jangan-jangan gadis yang disayangnya itu diapa-apakannya.

Maka Ny. Mansur langsung menegur putrinya yang jadi istri Halim. Begitu dilapori sang ibu, anaknya itu berkomentar kaget, “Pantesan saya lihat Halim barusan cuci tit….eh burungnya….!”

Ibu dan anak segera mencari keberadaan Halim. Tapi rupanya dia tahu pangkal dosa dan masalahnya.

Maka dia malah kabur, sampai beberapa hari tak berani pulang ke rumah. Beruntung, tak sampai 3 kali Lebaran sebagaimana Bang Toyib, seminggu kemudian dia kembali.

Polisi yang telah dilapori segera menangkapnya. Dengan suara kurang jelas, gadis malang itu menyampaikan ke polisi bahwa kakak iparnya memang sering mengajaknya mesum di rumah kosong.

Mantu celamitan, adik ipar cacat kok diganggu juga! (*)

Sumber: Poskotanews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

“Jemput Bola” Rekam E-KTP, Disdukcapil Pakpak Bharat Terima Penghargaan Gubsu

PAKPAK BHARAT - Realitasonline | Untuk memenuhi persyaratan bagi warga Pakpak Bharat yang sudah berusia 17 tahun atau yang telah kawin untuk...

“Mardua Holong” Tampil Apik Pada Perayaan HBA Kejari Simalungun

SIMALUNGUN - Realitasonline | Keluarga besar  Kejari Simalungun merayakan HBA (Hari Bhakti Adhyaksa) ke 59 penuh suka cita bertempat di Hotel Horizon...

BERITA TERBARU

Ratusan Buruh Unjuk Rasa Damai, Tuntut Omnibus Law Dibatalkan

BELAWAN - Realitasonline.id | Aksi demo buruh menolak Omnibus  Law UU Cipta Kerja kembali  dilakukan. Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat...

Kunker Wasev Mabes TNI Diwarnai Pemberian Paket Sembako di Tarabintang

HUMBAHAS - realitasonline.id | Kunjungan kerja Paban TK III Intekmil/Siber Panglima TNI Mayjend Sapriadi yang didampingi Papandia III/Wasda/Proggar Paban/ Rensop TNI Letkol Kav. Agung...

Tim Wasev Mabes TNI Turun Melihat Pembukaan Jalan Program TMMD Kodim/0210 TU di Tarabintang

HUMBAHAS - realitasonline.id | Guna melihat langsung kondisi lapangan pekerjaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0210/TU. Tim Pengawasan dan Evaluasi dari Mabes TNI...

Satgas Covid-19 Mebidang Ultimatum Sejumlah Pelaku Usaha

MEDAN – realitasonline.id | Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Medan - Binjai - Deli Serdang (Mebidang) memberikan ulitmatum kepada sejumlah pelaku usaha yang dinilai...