Selasa, Juli 14, 2020
Beranda HL Lagi, KPK Panggil 12 Mantan Anggota DPRD Sumut

Lagi, KPK Panggil 12 Mantan Anggota DPRD Sumut

JAKARTA – Realitasonline |  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, memanggil 12 mantan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) sebagai saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap kepada DPRD Sumatera Utara (Sumut) periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Mereka dijadwalkan diperiksa untuk tersangka mantan anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan 2014-2019 Robert Nainggolan (RN).

“Penyidik hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap 12 saksi untuk tersangka RN terkait tindak pidana korupsi suap kepada DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Ke-12 mantan anggota DPRD Sumut 2009-2014 itu, yakni Isma Padli Ardya Pulungan, Jamaluddin Hasibuan, Japorman Saragih, Layari Sinukaban, Marahalim Harahap, Megalia Agustina, Murni Elieser Verawaty Munthe.

Selanjutnya Richard Eddy M, Sonny Firdaus, Syahrial Harahap, Tohonan Silalahi, dan Washington Pane.

KPK pada Kamis (30/1) telah menetapkan 14 anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2004-2019 atau 2014-2019 sebagai tersangka.

Ke-14 tersangka tersebut yakni Sudirman Halawa (SH), Rahmad Pardamean Hasibuan (RPH), Nurhasanah (N), Megalia Agustina (MA), Ida Budiningsih (IB), Ahmad Hosein Hutagalung (AHH), dan Syamsul Hilal (SH).

Selanjutnya Robert Nainggolan (RN), Ramli (R), Mulyani (M), Layani Sinakaban (LN), Japorman Saragih (JS), Jamaluddin (JD), dan Irwansyah Damanik (ID).

14 orang tersebut diduga menerima hadiah atau janji dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.

Pertama, terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2012 sampai dengan 2014 oleh DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Kedua, persetujuan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2013 dan 2014 oleh DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Ketiga, pengesahan anggaran pendapatan dan belanja daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2014 dan 2015 oleh DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Keempat, penolakan penggunaan hak interpelasi oleh DPRD Provinsi Sumatera Utara tahun 2015.

Atas perbuatannya, 14 orang itu disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 ayat (1) dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan terhadap Gatot Pujo dalam kasus ini (di luar sangkaan lainnya) telah divonis bersalah berdasarkan Putusan PN Tipikor Medan Nomor: 104/Pid.Sus.TPK/2016/PN.Mdn tanggal 9 Maret 2017 dengan pidana penjara empat tahun dan denda Rp250 juta subsider enam bulan. *

Sumber : Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

“Jemput Bola” Rekam E-KTP, Disdukcapil Pakpak Bharat Terima Penghargaan Gubsu

PAKPAK BHARAT - Realitasonline | Untuk memenuhi persyaratan bagi warga Pakpak Bharat yang sudah berusia 17 tahun atau yang telah kawin untuk...

“Mardua Holong” Tampil Apik Pada Perayaan HBA Kejari Simalungun

SIMALUNGUN - Realitasonline | Keluarga besar  Kejari Simalungun merayakan HBA (Hari Bhakti Adhyaksa) ke 59 penuh suka cita bertempat di Hotel Horizon...

BERITA TERBARU

Komisi B DPRD Taput Rapat Bersama Eksekutif Bahas Ranperda Penyertaan Modal ke Bank Sumut

TARUTUNG - Realitasonline | Sebagai tindak lanjut paripurna DPRD  terhadap nota pengantar bupati tentang ranperda penyertaan modal pemkab Taput ke PT Bank...

Pasien Positif Covid 19 di Asahan Bertambah Setelah Uji Swab

Asahan - Realitasonline.id | Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten  Asahan, mengatakan hari ini  terkonfirmasi penambahan  satu  kasus positif  An. PG  (29...

Terkait Dugaan Kampanye Terselubung, KOMPAK Laporkan Walikota Tanjungbalai ke Bawaslu

Tanjungbalai - realitasonline.id | Diduga melakukan kampanye terselubung di dunia pendidikan menjelang Pilkada 2020 lewat media informasi berupa majalah, Komite Mahasiswa Pemuda Peduli Kota (KOMPAK)...

Warga Simalungun Mengaku Beli Sabu di Siantar

SIMALUNGUN – realitasonline.id | Dua terdakwa Leonardo Tinendung als Leo (22) dan Denis Berkam Marbun (26) warga Lau Cimba Rambung Merah mengaku...