Rabu, November 30, 2022
BerandaSumutDiduga Lupa Akan Sumpah, 14 Anggota DPRD Palas Tidak Hadir Pada Paripurna...

Diduga Lupa Akan Sumpah, 14 Anggota DPRD Palas Tidak Hadir Pada Paripurna Penetapan KUA – PPAS

PALAS realitasonline.id | Tertundanya penetapan KUA-PPAS APBD Tahun 2023 Kabupaten Padang Lawas, melalui rapat Paripurna, Rabu (23/11) kemarin, dikarenakan tidak mencukupi korum dua pertiga dari anggota DPRD yang hadir.

Peyebab ketidakhadiran 14 DPRD, menyebabkan Penetapan KUA – PPAS APBD 2023 untuk dibahas itu tertunda dan merugikan kepentingan bersama khususnya masyarakat kabupaten Padang Lawas secara keseluruhan.

Amatan realitasonline, ketidakhadiran anggota DPRD itu, diduga sarat dengan persekongkolan, yang mempertontonkan sikap suka-suka. Dan bahkan lupa akan kewajiban, sumpah sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

Desas desus informasi itu diterima, Kamis (24/11) dari sejumlah sumber di DPRD, mengingat tingginya suhu perpolitikan yang berkaitan dengan kepala daerah. Padahal, penetapan anggaran berkaitan erat dengan tanggungjawab DPRD. Bukan persoalan perseteruan AZP dan TSO.

Baca Juga:   Raih Perak dan Perunggu,
Biliar Sumut Catat
Sejarah di Porwanas XIII

Mengacu pada Surat Mendagri dan sesuai ketentuan perundangan, bahwa Kepala Daerah menyampaikan rancangan KUA- PPAS kepada DPRD paling lambat minggu kedua bulan Juli untuk dibahas dan disepakati bersama antara Kepala Daerah dan DPRD.

Sepertinya 14 anggota dewan yang tidak hadir saat penetapan KUA PPAS APBD Palas, Rabu (23/11) malam kemarin lupa akan kewajiban sebagai Anggota DPRD. Seperti kewajiban mendahulukan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi, kelompok, dan golongan.

Ketua DPRD Palas Amran Pikal Siregar, S.Sos.i, Kamis (24/11) saat ditanyakan awak media melalui pesan WhatsApp terkait ketidakhadiran 13 anggota dewan lainnya enggan menanggapi hal tersebut.

“Sementara salah satu dari 14 anggota dewan yang tidak hadir, H Fahmi Anwar Nasution dari fraksi partai Kebangkitan Bangsa, mengatakan, Simpel aja, kita masih menunggu aturan main.

Baca Juga:   Teken Komitmen Anti Korupsi di Hakordia, Edy Rahmayadi Minta KPK Sering Awasi Pemprov Sumut

Namun disinggung aturan main yang dimaksud ketua PKB ini, malah mengarahkan awak media ini untuk mempertanyakannya ke Plt Bupati.

“Tanya Bupati aja gimana pedoman penyusunan APBD,” tutupnya.

Anggota dewan yang tidak hadir itu yakni ketua DPRD Amran Pikal Siregar, H Lokot Nasution, M Yasin Harahap, dan Nanda Servinta Hasibuan dari fraksi Golkar. Kemudian Muhammad Alwi Lubis, Raja Aslin Sinaloan Lubis dari partai Nasdem, Sufriady Halomoan Hasibuan, M Iketaken Hasibuan dari fraksi PAN, Arfin Hasibuan, Fahmi Anwar Nasution, dan Elfin Hamonangan Harahap dari fraksi PKB, Padeli Hasibuan dari fraksi Demokrat, Erwin Suwandi Harahap dan Maraganti Hasibuan dari fraksi Hanura. (SS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU