Senin, September 20, 2021
BerandaHLDiduga Selewengkan Dana Proyek, DPC LAMI Tanjung Balai Asahan Angkat Bicara

Diduga Selewengkan Dana Proyek, DPC LAMI Tanjung Balai Asahan Angkat Bicara

ASAHANrealitasonline.id | Peninggian Jalan Beton (Jalan Setapak) tepatnya berada di Jl Pancur Dusun X Desa Sei Lama Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan diduga selewengkan dana tidak sesuai dengan RAB spesikasi atau terkesan asal jadi sehingga menyalahi aturan proyek. 

Keterangan tersebut didapat dari Dedi, salah seorang warga Jl Pancur Dusun X Desa Sei Lama kecamatan setempat pada saat dikonfirmasi awak media, Rabu (15/9/2021) sekira pukul 12.15 wib di warung yang hampir berdekatan dengan pengerjaan proyek.

Dedi menambahkan hal ini menimbulkan asumsi masyarakat Jalan Pancur bahwa CV Waliku diduga terlalu ingin meraup keuntungan pribadi yang besar sehingga tidak mengedepankan kualitas bangunan terbaik. 

Lanjut Dedi mengatakan, proyek jalan beton/setapak ini dikerjakan dengan menggunakan anggaran dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021 yang dikerjakan oleh rekanan pelaksana CV Waluku dengan total biaya Rp.198 juta lebih dengan masa dan waktu pengerjaan 31 Agustus hingga 29 November 2021.

Berdasarkan keterangan dari Dedi, tim awak media melakukan investigasi menuju lokasi proyek bangunan jalan setapak/beton tsb dihari yang sama, team awak media menemukan Amril yang mengaku sebagai kepala tukang di proyek jalan tersebut. Ditemukan dalam pengerjaan bangunan jalan setapak/beton itu tidak menggunakan lantai besi hanya menggunakan cor semen, pasir timbun dan batu kerikil pecah ditambah lagi air limbah parit yang digunakan untuk mengaduk pasir dan semen.

Baca Juga:   Pelajar Usia 12-17 Tahun di Paluta Mulai Divaksin

Amril pada saat dikonfirmasi tim awak media (10/9/21) mengatakan bahwa dirinya hanya kepala tukang biasa tidak mengetahui bestek sedangkan nama pemborongnya sebutannya Budi. Ketika ditanya pembangunan jalan tsb tidak menggunakan lantai besi dan banyak kejanggalan lainnya, Amril terdiam sesaat. Sedangkan Budi sebagai pemborong tidak berada di lokasi.

Amril juga mengatakan pengawas dari proyek peninggian jalan beton/setapak jarang hadir untuk mengawasi mereka.

Sementara itu Ketua Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Tanjungbalai Asahan Maulana Juang Harahap SH pada saat dimintai komentarnya mengatakan sungguh sangat menyesalkan tidak adanya pengawasan dari pihak PPTK atas kegiatan pembangunan peninggian jalan beton/(setapak) di Jl Pancur Dusun X Desa Sei Lama sehingga diduga pihak rekanan bermain main dalam mengerjakan proyek tersebut.

Baca Juga:   Lepas Atlet Menuju PON Papua, Walikota Padangsidimpuan Beri Tali Asih Rp.10 Juta

Juang SH menambahkan setelah dilakukan investigasi ke lapangan oleh tim awak media, diduga sangat banyak kecurangan dan sangat disesalkan jalan yang dibangun itu tidak akan dapat bertahan lama ditambah lagi CV Waluku juga pernah melakukan kesalahan pengerjaan proyek pembangunan drainase atau gorong-gorong asal jadi yang dikerjakan di Jalan Prona, Lingkungan I Kelurahan Sentang Kecamatan Kota Kisaran Timur pada 2019 lalu. (IG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

BERITA TERBARU