Kamis, November 26, 2020
Beranda Sumut Rakor Tim PAKEM Lakukan Evaluasi dan Pengawasan Aliran Kepercayaan di Siantar

Rakor Tim PAKEM Lakukan Evaluasi dan Pengawasan Aliran Kepercayaan di Siantar

SIANTAR – Realitasonline.id | Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan (PAKEM) melakukan rapat koordinasi (Rakor) di aula kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar, Kamis (22/10). 

Rakor Tim PAKEM dipimpin langsung oleh Plh.Kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Ismail Otto, SH.,M.Hum. Hadir dalam tim, Kepala Seksi Intelijen BAS Faomasi Jaya Laia,SH., MH, Pasi Intel Kodim 0207/Simalungun, Kapten Inf.Suheri, Plt.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rosmayana, S.Pd, M.M, Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Kesbang Linmas Yusri Edwin Damanik,SH.,MH, Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Meisahri Uga, S.Pd. MM, Forum Kerukunan Umat Beragama, Pdt. Riando Najo, Kasi Bimas Islam Kementrian Agama, H.Maranaik Hasibuan, M.A, Kasi Bimas Kristen Protestan, Netty R. Sianturi, Perwakilan Agama Kristen Katolik, Drs. Pansius Simamora, Perwakilan Agama Hindu, Pdt. Mittun, Bimas Kristen Protestan Jetty Sitanggang, dan seluruh Jaksa serta Pegawai Kejaksaan Negeri Pematangsiantar.

Kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Ismail Otto,S.H., M.H mensosialisasi tugas dan fungsi tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat. Sedangkan H.Maranaik Hasibuan, M.A menjelaskan tentang pengertian aliran sesat dan peran MUI dalam melakukan pengawasan yang dapat menjadi mitra Pakem. 

 Selain itu juga dari Agama Kristen Katolik dan Protestan mempermasalahkan tentang Saksi-Saksi Yehuwa yang tidak mempunyai Tritunggal dan tidak mau merayakan Hari Natal sebagai hari kelahiran Juru Selamat. Agama Kristen Protestan dan Katolik tidak sependapat jika Saksi-Saksi Jehuwa dianggap sebagai Agama Kristen atau turunan dari Agama Kristen, dan lebih baik Saksi-Saksi Jehuwa berdiri sendiri tanpa menyangkut pautkan dengan Kristen. 

 Karena aliran Saksi Jehuwa mengatasnamakan Kristen, tapi ibadahnya berbeda dengan Agama Kristen lainnya. Saksi Yehuwa dengan pelayan rohaninya merupakan WNA dari Korea Selatan yang bersekretariat dan tempat ibadah (Balai Kerajaan) di jalan Tombang Kelurahan Timbang Galung P.Siantar, jelas P Simamora.

Sementara itu, Kabid Wasmas Kesbangpol Yusri Edwin Damanik, meminta agar aliran ini mendaftarkan diri ke Kesbangpol karena dianggap organisasi kemasayarakat (Ormas) agar didata ke Menkumham dan Mendagri. Warga asing juga harus ada izin tinggal menetap atau sementara.

Saat ini aliran kepercayaan /keagamaan masih terpantau aman tidak menimbulkan atau menggangu ketertiban umum. Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat tersebut berjalan lancar. (RH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

BERITA POPULER

‘Negeri Bertuah’ Kembali Diguncang Isu Corona, Jubir Satgas: Warga Kuala PDP, Bukan Positif Covid-19

STABAT - Realitasonline | Kabupaten Langkat yang kerap disebut dengan 'Negeri Bertuah' kembali diguncang isu corona karena salah satu warganya yang positif...

‘Sri Nabilla’ Dilepasliarkan ke Hutan TNGL

TAPANULI SELATAN - realitasonline.id | 'Sri Nabila', Harimau Sumatera berjenis kelamin betina yang telah selesai menjalani karantina di Taman Margasatwa Nagari Barumun...

“Barata” Dukung Perjuangan Relawan Kotak Kosong di Pilkada Humbahas

HUMBAHAS - realitasonline.id | Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Baginda Polin Lumban Gaol SH MH dan Rajin...

“Dicomblangin”, Harimau Sumatra di London Dibunuh Calon Pasangannya

LONDON - RealitasOnline | Seekor harimau Sumatra mati di Kebun Binatang London. Harimau betina bernama Melati itu dianiaya calon pasangannya, harimau jantan...

BERITA TERBARU

Warga Keluhkan Banjir Pasca Pembangunan Drainase Jalan Wahidin Berbiaya 1,6 Milyar

SIANTAR – Realitasonline.id | Setelah adanya temuan awal pasca tim Intel Kejari Siantar melakukan cek fisik atas pekerjaan drainase di jalan Wahidin...

Disuruh Beli Sabu Erwin Diancam 6 Tahun dan Denda

P.SIANTAR -  Realitasonline.id | Erwin Nainggolan (21) dituntut pidana penjara selama 6 tahun denda 800 juta subsider 6 bulan penjara oleh jaksa...

Pemilik 3,38 Gram Sabu Minta Dihukum Ringan Pasca Dituntut 7 Tahun Bui

SIMALUNGUN – Realitasonline.id | Jaksa Melnita menuntut terdakwa Harianda Sinaga alias Bagol (33) warga Jalan Sederhana Kelurahan Perdagangan II Kecamatan Bandar, selama 7...

Pansus Aset DPRK Bireuen Temukan Retribusi Ganda Dari Pedagang Hari Pekan Geurugok

BIREUEN - realitasonline.id | Pedagang Hari Pekan di Keudee Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen dipungut retribusi ganda. "Ada pungutan retribusi ganda...