Rumah Yusup Diserang Preman, Minta Polisi Pelaku Segera Ditangkap

0

BINJAIrealitasonline.id | Yusuf Bangun (35) warga Pasar 3 Jalan Sei Bingei Kelurahan Tanah Seribu Kecamatan Binjai Selatan secara tiba-tiba didatangi sekelompok preman dengan menggunakan mobil Avanza warna silver .

Yusuf Bangun yang sedang duduk di teras rumah ibu mertuanya di Pasar 7 Dusun 8 Benar Meriah Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat diserang 4 pria dengan menggunakan senjata tajam dan membawa batu.

Tahu mau diserang dan dibunuh, Yusuf Bangun lari masuk ke dalam rumah mertuanya lalu mengunci pintu rumah tersebut. Keempat pria itu seperti kesetanan berteriak meminta Yusuf Bangun untuk keluar dari rumah itu.

Saat bersamaan datang adik ipar Yusuf, bernama Reza (20) yang baru selesai memberi makan ternak lembu. Karena terjadi ribut, Reza pun mengatakan ngapain kalian ribut di rumah saya. Tapi malah Reza yang dipukul pakai bangku sehingga tangannya memar. Reza pun lari menyelamatkan diri dari serangan 4 pria tersebut

Mertua, istri dan anak Yusuf Bangun pun menjerit histeris dari dalam rumah sehingga terdengar tetangga. oara tetangga pun keluar dari rumah , hal ini membuat kelompok penyerang meninggalkan lokasi. Namun sebelum meninggalkan lokasi salah satu pelaku inisial R yang baru keluar dari penjara terkait kasus penganiyaan, pelaku sempat berujar, kau, Samsul dan Bapakmu mati.

Yusuf Bangun ketika ditemui sejumlah awak media di Binjai Selatan, Kamis (29/7 2021) pagi, mengatakan ia tidak mengerti mengapa dirinya diserang oleh Ketua Ranting Ormas Namu Ukur Utara inisial R dan kawan-kawannya.

Baca Juga:   Wagub Musa Resmikan Masjid Al Musannif ke-23 di Sei Rampah

“Seminggu lalu saat saya bertemu mereka di Namu Ukur Utara tidak ada masalah ini kok tiba-tiba aku mau dibunuh,” kata Yusuf Bangun kepada sejumlah awak media

“Dia ( red : inisal R ) sempat berujar, tidak akan kukasi SPSI Agua sama kau ,”terang Yusuf Bangun

Menurut Yusuf Bangun saat ini dia sudah tidak lagi Ketua PUK F.SPTI-K.SPSI Benar Meriah. “Saya sudah tidak jadi ketua lagi ,”jelas Yusuf.

Lebih jauh Yusuf Bangun mengaku mengenal 4 pria yang menyerangnya. Mereka adalah inisial R, Ar, Ari dan M Krina. “Malam itu mereka ada yang memakai pakaian loreng ormas ,”kata Yusuf Bangun

Usai kejadian Yusuf Bangun mendapat kabar dari warga bahwa rumahnya yang di Oasar 3 Tanah Seribu diserang oleh sekelompok pria yang mau menghabisi korban.

“Saya berharap para pelaku segera di tangkap agar warga masyarakat tidak resah ,”kata Yusuf Bangun.

Di sini sudah ada perjanjian warga dengan Muspika tidak ada boleh berdiri OKP. Ini mereka lah yang memulai ,” terang Yusuf Bangun

Sementara itu keterangan yang dihimpun dari sumber yang layak dipercaya, selain merusak rumah Yusuf Bangun , para pelaku dari dalam mobil Avanza silver juga menyebut nama Ketua DPD IPK Kota Binjai Supris yang kebetulan berdekatan dengan rumah Yusuf di Pasar 3 Tanah Seribu.

Saat ini korban Yusuf Bangun dan beberapa saksi sedang menjalani pemeriksaan terkait laporan mereka ke Polres Binjai. (MA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here